Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia dan Zanzibar Sepakat untuk Perkuat Ekonomi Biru di IAF ke-2

📅 Senin, 02 Sep 2024, 00:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia dan Zanzibar Sepakat untuk Perkuat Ekonomi Biru di IAF ke-2 Doc: ANTARA/HO-Kemlu
Ket. Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Pahala Mansyuri berbincang dengan Presiden Zanzibar Hussein Ali Mwinyi saat membuka Zanzibar-Indonesia Investment Forum 2024, di Nusa Dua, Badung, Bali, Minggu (1/9/2024).

Badung - Indonesia dan Zanzibar memperkuat kerja sama ekonomi biru dengan mengangkat temaNavigating New Horizons in Blue Economy Cooperationpada Zanzibar-IndonesiaInvestment Forumyang digelar di sela-sela penyelenggaraan Indonesia-Africa Forum (IAF) ke-2 di Bali.

Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Pahala Mansyuri saat membuka forum pada Minggu, mengatakan Indonesia dan kawasan Afrika memiliki potensi besar dimiliki dengan Produk Domestik Bruto (PDB) gabungan sekitar 4,4 triliun dolar AS (Rp68,34 kuadriliun) dan sumber daya alam yang melimpah.

"Dengan potensi yang besar ini, kita harus memperkuat kerja sama di sektor-sektor strategis, terutama ekonomi biru yang sangat relevan bagi negara kepulauan seperti Indonesia dan Zanzibar," kata Wamenlu Pahala.

Pada forum yang dihadiri lebih dari 100 pelaku usaha dan pemangku kepentingan dari Indonesia, Zanzibar, dan Tanzania itu, Pahala memaparkan Blue Economy Framework yang telah dikembangkan oleh Indonesia yang mampu meningkatkan pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menuturkan potensi kerja sama antara Indonesia dan Zanzibar ada di sektor ekonomi biru, termasuk pariwisata dan perhotelan, perikanan tangkap dan budi daya, pengembangan infrastruktur pelabuhan, pengolahan rumput laut, serta sektor minyak dan gas.

"Ekonomi biru adalah sektor yang sangat potensial untuk kita kembangkan bersama. Ini adalah kesempatan emas bagi para pelaku usaha untuk memperkuat kehadiran di pasar Afrika Timur dan membangun masa depan yang lebih berkelanjutan," ucapnya.

Sementara Presiden Zanzibar, Hussein Ali Mwinyi, mengatakan Zanzibar dan Indonesia memiliki banyak kesamaan sebagai negara kepulauan dengan komitmen kuat terhadap pengembangan sektor maritim dan kelestarian lingkungan laut.

"Kami mengundang para pelaku usaha dan investor dari Indonesia untuk berpartisipasi aktif dalam mengembangkan sektor-sektor ekonomi prioritas di Zanzibar," kata Presiden Mwinyi.

Forum Investasi Zanzibar-Indonesia menjadi platform penting untuk memperkuat hubungan ekonomi antara Indonesia dan Zanzibar, serta memajukan kerja sama di sektor ekonomi biru.

Dengan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, diharapkan kolaborasi tersebut akan membawa manfaat nyata bagi kedua belah pihak dan mendorong pembangunan berkelanjutan di masa depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.