Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Ternate Temukan Air di Pos Pengungsian Terkontaminasi Bakteri

📅 Minggu, 01 Sep 2024, 11:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinkes Ternate Temukan Air di Pos Pengungsian Terkontaminasi Bakteri Doc: ANTARA
Ket. Dinas Kesehatan Kota Ternate, Maluku Utara membenarkan perihal temuan bakteri pada air yang diperuntukkan bagi para pengungsi banjir bandang yang berada di pos pengungsian.

TERNATE - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ternate, Maluku Utara, menemukan air yang di distribusi dari PDAM setempat untuk kebutuhan bagi para warga berdampak banjir bandang di Kelurahan Rua di pos pengungsian ditemukan sudah terkontaminasi bakteri.

"Memang benar ada bakteri yang ditemukan oleh tim kami pada saat melakukan pemeriksaan kualitas air yang didistribusikan dari PDAM untuk para pengungsi yang kini mendiami pos pengungsian di SMK Negeri 4 Kota Ternate," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, Fathiyah Summa saat dikonfirmasi di Ternate, Minggu (1/9).

Tim Dinkes Kota Ternate melakukan pemeriksaan beberapa waktu lalu pada saat ratusan warga masuk di pos pengungsian yang disiapkan oleh Pemkot Ternate di SMK Negeri 4 Kota Ternate yang berada di Kelurahan Kastela.

Dia mengatakan, setelah ditemukan kemudian tim Dinkes melalui Bidang Kesling bersama tim PDAM melakukan pengurasan serta penjernihan.

"Semuanya sudah ditangani berkala setelah ditemukan kontaminasi bakteri, jadi semuanya sudah aman," ujar Fathiyah.

Dia menjelaskan, dengan ditemukannya kontaminasi bakteri, maka setiap kebutuhan seperti makanan maupun minuman serta kebutuhan lain yang dibagikan ke warga di pos pengungsian tetap di awasi ketat tim kesehatan yang disiagakan di lokasi.

Banjir bandang yang menerjang Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate pada Ahad (25/8) dini hari kemarin itu, menewaskan 19 orang, di antaranya 18 sudah ditemukan, sedangkan satu korban masih dalam pencarian akibat tertimbun material lumpur dan bebatuan dilokasi.

Sementara banjir bandang yang terjadi Ahad sekitar pukul 03:00 subuh kemarin itu juga merusak 25 rumah warga dan satu bangunan mushola.

Warga yang diungsikan oleh Pemkot Ternate, berdasarkan data pada Sabtu (31/8) kemarin berjumlah 250 jiwa dari 73 kepala keluarga.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

50 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.