Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

X Dilarang di Brazil Setelah Kontroversi Disinformasi

📅 Sabtu, 31 Agu 2024, 15:50 WIB | Oleh:
X Dilarang di Brazil Setelah Kontroversi Disinformasi Doc: DW/Andre M. Chang/ZUMA Press Wire/Picture Alliance
Ket. Brazil adalah salah satu pasar terbesar dan paling diminati X.

JAKARTA - Platform media sosial milik Elon Musk, X, telah dilarang di Brazil setelah gagal memenuhi tenggat waktu yang ditetapkan hakim Mahkamah Agung untuk menunjuk perwakilan hukum baru di negara tersebut.

Dikutip dari BBC, Hakim Alexandre de Moraes memerintahkan "penangguhan segera dan menyeluruh" platform media sosial X hingga perusahaan milik Musk mematuhi semua perintah pengadilan dan membayar denda yang ada.

Perselisihan ini dimulai pada bulan April, ketika hakim memerintahkan penangguhan puluhan akun X karena diduga menyebarkan disinformasi.

"Kebebasan berbicara adalah landasan demokrasi dan seorang hakim semu yang tidak dipilih di Brazil menghancurkannya untuk tujuan politik," kata Elon Musk, menanggapi keputusan tersebut.

Jaringan media sosial yang sebelumnya bernama Twitter ini digunakan oleh sedikitnya sepersepuluh dari 200 juta penduduk negara tersebut.

Hingga Sabtu (31/8) pagi, beberapa pengguna melaporkan tidak dapat mengakses platform tersebut.

Kantor X di Brazil ditutup awal bulan ini, dengan alasan perwakilannya diancam akan ditangkap jika tidak mematuhi perintah yang disebutnya sebagai "sensor" - dan juga ilegal menurut hukum Brazil.

Hakim Moraes telah memerintahkan bahwa akun X yang dituduh menyebarkan disinformasi - banyak di antaranya merupakan pendukung mantan presiden sayap kanan Jair Bolsonaro - harus diblokir saat sedang diselidiki.

Dia mengatakan perwakilan hukum perusahaan akan bertanggung jawab jika ada akun yang diaktifkan kembali.

X telah diancam dengan denda karena menolak mematuhi perintah ini. Perusahaan serta pemiliknya, Musk, bergabung dengan para kritikus di Brazil yang menuduh hakim itu berhaluan kiri.

Ini adalah pertikaian terbaru dalam serangkaian pertikaian yang melibatkan miliarder teknologi tersebut - yang telah berselisih dengan Uni Eropa mengenai regulasi X dan awal bulan ini terlibat dalam perang kata-kata dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.

Kepala badan telekomunikasi Brazil, yang ditugaskan untuk menangguhkan platform tersebut, mengatakan bahwa dia akan "melanjutkan kepatuhan" untuk melakukannya, menurut kantor berita Reuters.

Hakim Moraes telah memberi batas waktu lima hari kepada perusahaan seperti Apple dan Google untuk menghapus X dari toko aplikasinya dan memblokir penggunaannya pada sistem iOS dan Android.

Ia menambahkan, orang atau bisnis yang menggunakan sarana seperti VPN (jaringan pribadi virtual) untuk mengakses platform dapat dikenakan denda 50.000 real Brazil atau 8.918 dollar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.