- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Sebut Pilpres AS 202...
Trump Sebut Pilpres AS 2024 Pilihan antara Komunisme dan Kebebasan
Sabtu, 31 Agu 2024, 01:23 WIBWashington - Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Kamis (29/8) menyebut pemilihan presiden 2024 pada 5 November mendatang akan menjadi pilihan antara komunisme dan kebebasan.
Calon dari partai Republik itu menyampaikan pernyataannya saat berpidato di Michigan. Di negara bagian yang diperebutkan itu, saingannya Wakil Presiden Kamala Harris memperoleh dukungan sejak resmi dijadikan calon presiden dari partai Demokrat.
Dalam pidatonya,Trump mengeklaimbahwa Harrisadalah seorang penganut paham Marxis dan menuduh Harris "radikal" karena menjanjikan pengendalian harga "gaya komunis" serta pelayanan kesehatan gratis yang didanai pembayar pajak.
"Pemilihan ini bukan pilihan antara Demokrat dan Republik. Ini adalah pilihan antara komunisme dan kebebasan. Itulah intinya," kata Trump.
Trump mengatakan dia berada di Michigan dengan membawa pesan sederhana bagi para pekerja otomotif Amerika dan pekerja Amerika.
"Mimpi buruk ekonomi panjang Anda akan segera berakhir... Ubahlah dengan suara Anda. Kita akan mengalahkan kameradKamala Harris, dan kita akan mengembalikan impian Amerika -- lebih besar, lebih baik, lebih kuat, pokoknya lebih baik," ujarnya.
Trump juga menuduh Presiden Joe Biden dan Harristelah menyebabkan inflasi terburuk dalam sejarah Amerika.
"Pekerja seperti Anda dan masyarakat seperti ini seharusnya mampu membeli rumah bagus, mobil baru, dan keluarga yang berkembang dengan sumber penghasilan tunggal, sembari menikmati standar hidup tertinggi di bumi," katanya.
"Visi saya bagi kelas menengah adalah sekali lagi menjadi dambaan seluruh dunia," lanjutnya.
Trumpjuga mengomentari Harrisyang berjanji untuk memperjuangkan "keamanan perbatasan yang kuat".
"Sekarang dia bilang 'kami ingin membangun perbatasan yang kuat.' Ke mana saja dia selama tiga setengah tahun, saat kita menerima 20 juta orang, yang sebagian besar adalah penjahat yang mengerikan?"
"Kita akan menjadikan Amerika sebagai ibu kota produksi, ibu kota manufaktur dunia, dan itu akan terjadi dengan sangat cepat," janji Trump kepada para pemilih.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Komnas Perempuan Minta Pemerintah Libatkan Perempuan dalam Penanganan Karhutla
-
DPR AS Tolak Resolusi Pemakzulan Terhadap Presiden Trump
-
Marshall Emberton III Hadir dalam Warna Vivid Brown, Bawa Suara 360° dan Baterai hingga 32 Jam
-
Trump Umumkan Kesepakatan dengan Greenland, AS Dapat Hak Permanen Atas Keamanan Pulau
-
Luar Biasa, Tundukkan Pegula, Sabalenka 4 Kali Berturut-turut Capai Final US Open
-
Evakuasi Mencekam 69 Korban KM Virgo Transport 8, Pelindo Trisakti Disiagakan Tanggap Darurat
-
Trump Minta Eropa Lepaskan Cadangan Solar untuk Atasi Kelangkaan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.