Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Jaktim Targetkan Bulan Dana PMI Kumpulkan Rp15 Miliar

📅 Sabtu, 31 Agu 2024, 00:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Jaktim Targetkan Bulan Dana PMI Kumpulkan Rp15 Miliar Doc: ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Timur
Ket. Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Iin Mutmainah saat membuka kegiatan Bulan Dana PMI 2024 di Kantor Walkot Jaktim, Jumat (30/8/2024).

Jakarta - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur (Jaktim) menargetkan bulan dana Palang Merah Indonesia (PMI)pada 2024 bisa mengumpulkan donasi Rp15 miliar.

"Target Rp15 miliar ini menjadi tantangan kami untuk peduli terhadap sosial kemanusiaan," kata Wakil Wali Kota Jaktim Iin Mutmainnah saat membuka kegiatan Bulan Dana PMI 2024 di kantor Wali Kota Jaktim, Jumat.

Target itu lebih tinggi dibandingkan target bulan dana PMI pada 2023 yang sebanyak Rp10 miliar.

Pada tahun 2023, penggalangan bulan dana PMI Jaktim mencapai Rp11.807.726.018 atau 118 persen dari target yang ditetapkan oleh Pemprov DKI Jakarta sebesar Rp10 miliar.

Iin pun meminta segenap panitia bulan dana PMI Jakarta Timur Tahun 2024 dapat menghimpun dana secara maksimal dengan satu tujuan, yaitu untuk kegiatan sosial kemanusiaan.

"Saya yakin teman-teman bisa melakukan yang terbaik dalam Bulan Dana PMI Tahun 2024 ini," ujarnya.

Iin menuturkan bulan dana PMI merupakan kegiatan sosial yang akan dikembalikan kepada masyarakat melalui program-program PMI.

"Tak hanya bencana alam,.tapi program pemerintah lainnya seperti pemulihan ekonomi, penurunan angka stunting dan kegiatan sosial lainnya," kata Iin.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Administrasi Jakarta Timur, H.R Krisdianto, menjelaskan hasil bulan dana PMI akan dikontribusikan kepada masyarakat untuk mendukung program Pemkot Jaktim, seperti penurunan angka stunting, bantuan bencana alam dan pemulihan ekonomi.

"Karena hubungan yang baik dengan pemerintah, kami yakin Bulan Dana PMI Tahun 2024 ini akan mencapai target yang kita harapkan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.