Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Depok Tawarkan 7 Program CSR

📅 Sabtu, 31 Agu 2024, 03:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Depok Tawarkan 7 Program CSR Doc: ANTARA/Foto: Feru Lantara
Ket. Taman Balaikota Depok

DEPOK - Ada tujuh kegiatan yang ditawarkan kepada perusahaan untuk Tanggung Jawab Sosial (CSR) dan Lingkungan Perusahaan. Ini termuat dalam peraturan daerah. Informasi ini disampaikan Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Depok.

"Tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan atau TJSLP merupakan komitmen perusahaan untuk berperan serta dalam pembangunan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan, tutur Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA) Bappeda Kota Depok, Tri Redjeki Handayani, Jumat.

Menurut Tri, Kota Depok sudah punya perda dan peraturan wali kota tentang TJSLP. Dia mengingatkan kembali kepada perangkat daerah (PD) bilamana ada program kegiatan yang tidak terdanai APBD, bisa diajukan ke perusahaan atas dasar hukum aturan tersebut.

Tri Redjeki menyebutkan selain diberikan sosialisasi, PD juga diminta untuk mengisi formulir pendaftaran usulan kebutuhan program dan kegiatan yang tidak terdanai APBD 2024.

Ada tujuh program yang ditawarkan pemerintah. Ketujuhnya adalah peningkatan kualitas pelayanan public (1), pengembangan sumber daya manusia yang kreatif dan berdaya saing (2). Lalu pengembangan ekonomi yang mandiri, kokoh dan berkeadilan (3). Pengembangan infrastruktur dan ruang publik yang merata, berwawasan lingkungan dan ramah keluarga (4). Kemudian Pengembangan kesadaran masyarakat dalam melaksanakan nilai agama dan menjaga kerukunan antarumat beragama (5). Juga meningkatkan kesadaran hidup berbangsa dan bernegara, penanggulangan bencana (6). Terakhir, pemberdayaan penyandang masalah kesejahteraan sosial (7). "Usulan dari PD itu yang akan kami bawa dan tawarkan ke perusahaan saat acara CSR Gathering nanti," jelas Tri.

Terkait Pilkada

Sementara itu, terkait pilkada, Komisi Pemilihan Umum Kota Depok memastikan hanya dua pasang bakal calon wali kota dan wakil dalam Pilkada 2024 yang mendaftar. "Kami membuka tiga hari pendaftaran. Dua hari pertama tak ada yang mendaftar. Di hari terakhir ada dua pasang calon yang memberikan berkas pendaftaran," kata Ketua KPU Kota Depok, Willi Sumarlin.

Willi menjelaskan, pendaftaran hari terakhir pasangan bakal calon wali kota dan wakil yang datang pertama adalah Imam Budi Hartono-Ririn Farabi Arafiq. Pasangan ini diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Golkar. Pertama pukul 10.00 dari pasangan Imam Budi Hartono dan Ibu Ririn Farabi Arafiq. Jumlah dukungan kurang lebih 400.000 suara," kata Willi.

Sedangkan untuk pasangan calon Supian Suri dan Chandra Rahmansyah diusung oleh 12 partai politik mendaftar pada pukul 14.00 WIB. "Pasangan Supian Suri dan Chandra Rahmansyah yang diusung oleh 12 partai politik. Yang jika ditotal kurang lebih jumlahnya ada 600.000 sekian suara, yang memberikan dukungan," ungkap Willi. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.