Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Targetkan Sistem Kelola Satu Data di Cianjur Terwujud Tahun 2025

📅 Kamis, 29 Agu 2024, 18:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Targetkan Sistem Kelola Satu Data di Cianjur Terwujud Tahun 2025 Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Bupati Kabupaten Cianjur, Jawa Barat Herman Suherman.

Cianjur - Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menargetkan pembentukan sistem kelola Satu Data dapat terwujud tahun 2025, untuk mempermudah akses informasi yang akurat, lengkap, dan mudah diakses semua pihak, sehingga Cianjur dapat lebih maju.

Bupati Cianjur Herman Suherman di Cianjur, Kamis, mengatakan Cianjur Satu Data sudah direncanakan sejak lama, namun hingga saat ini belum terwujud, sehingga tahun depan pihaknya memfokuskan sistem Cianjur Satu Data.

"Berbagai macam informasi akan mudah diakses melalui sistem satu data, karena seluruh dinas hingga kecamatan diwajibkan mengunggah data ke sistem tersebut, sehingga semua informasi tinggal sekali tekan akan muncul data lengkap yang dibutuhkan," katanya.

Bahkan, terkait progres penanganan berbagai program, seperti informasi stunting, proyek pengerjaan, lelang, hingga data kependudukan dapat diakses dalam satu sistem, dimana data dalam sistem dapat mempermudah pengawasan dan pengambilan kebijakan.

Program Cianjur Satu Data sudah masuk dalam rencana kerja tahun 2025 dan sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), sehingga dapat dilihat sektor mana yang masih harus diperbaiki akan dilakukan secara keroyokan agar cepat tuntas.

"Target 2025 harus sudah terealisasi, sehingga tahun 2026 semua bisa berjalan optimal siapapun nanti pemimpin yang terpilih di Pilkada Cianjur 2024 tinggal menjalankan program tersebut," katanya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) CianjurGagan Rusgandamengatakan tata kelola data menjadi bagian tidak terpisahkan dari pembangunan, karena berbagai kebijakan diambil pemerintah harus berbasis data.

Integrasi aplikasi dan digitalisasi satu data menjadi pekerjaan rumah yang akan di wujudkan pihaknya minimal di pertengahan tahun 2025, terlebih disrupsi teknologi dan informasi saat ini membutuhkan kecepatan dan kemudahan akses data terhadap layanan dari pemerintah sangat dibutuhkan.

"Penataan digitalisasi satu data membutuhkan waktu, kami optimistis digitalisasi Cianjur Satu Data dapat terwujud tahun depan, dengan bantuan dan kerja sama berbagai kalangan," katanya.

Dia menambahkan Cianjur Satu Data lebih kepada pembenahan tata kelola data, sehingga berbagai permasalahan yang terjadi dapat dideteksi dan diselesaikan dengan cepat, sehingga ke depan semua aplikasi di setiap organisasi perangkat daerah (OPD) dapat terintegrasi guna memudahkan akses layanan publik pada masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.