Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bantul Siapkan Atraksi Tingkatkan Daya Tarik Wisata Pantai

📅 Kamis, 29 Agu 2024, 16:10 WIB | Oleh:
Bantul Siapkan Atraksi Tingkatkan Daya Tarik Wisata Pantai Doc: ANTARA/Hery Sidik
Ket. Pantai Parangtritis di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bantul -- Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta menyiapkan sejumlah atraksi wisata di kawasan Pantai Parangtritis dan Pantai Depok guna meningkatkan daya tarik pariwisata wilayah pesisir selatan tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Bantul Saryadi di Bantul, Kamis, mengatakan, setidaknya ada dua atraksi besar yang diagendakan pada September, yaitu Festival 1001 Lampion di Laguna View Pantai Depok Bantul pada 7 September, dan Simfoni Gumuk Pasir di kawasan Pantai Parangtritis pada 14 September 2024.

"Kegiatan di kawasan Pantai Parangtritis itu bertujuan untuk meningkatkan citra positif kepariwisataan daerah Bantul, khususnya kawasan pesisir sebagai tujuan wisata unggulan daerah yang berkelas kepada masyarakat luas sebagai bentuk dukungan pembangunan potensi daerah," katanya.

Selain itu, kata dia, meningkatkan kesadaran publik atas potensi pariwisata di Kabupaten Bantul, serta meningkatkan laju angka kunjungan wisatawan ke Bantul yang secara langsung sekaligus meningkatkan angka pendapatan daerah.

"Melalui kegiatan tersebut pula diharapkan destinasi Bantul tetap menjadi 'top of mind' bagi para wisatawan," katanya.

Dia mengatakan, Kabupaten Bantul memiliki potensi kekayaan alam pesisir selatan yang notabene sangat kental keterikatannya dengan Keraton Mataram.

Salah satunya Gumuk Pasir Parangtritis merupakan salah satu ekosistem unik yang terdapat di DIY.

"Gumuk pasir di kawasan Parangtritis ini bertipe barchan yang merupakan satu-satunya gumuk pasir bertipe barchan di Asia Tenggara. Karena keunikannya ini, gumuk pasir Parangtritis sangat penting untuk dilestarikan," katanya.

Dia mengatakan, hal tersebut tentu menjadi daya tarik tersendiri untuk dikembangkan dan dikenalkan kepada masyarakat luas untuk memperkuat branding destinasi pariwisata Kabupaten Bantul kepada publik.

"Terutama kepada para pelaku wisata, baik perorangan maupun organisasi melalui potensi kekayaan alam yang dimilikinya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.