Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

WNI di Jepang Diminta untuk Mewaspadai Topan Shanshan

📅 Selasa, 27 Agu 2024, 00:00 WIB | Oleh:
WNI di Jepang Diminta untuk Mewaspadai Topan Shanshan Doc: ANTARA/BADAN METEOROLOGI JEPANG
Ket. Peta sebaran Topan Shanshan yang diperkirakan akan melanda Jepang barat dan timur pada 27–28 Agustus 2024. WNI diminta berhati-hati dan memantau perkembangan dan informasi dari pemerintah Jepang, mempertimbangkan kembali rencana perjalanan, dan mempersiapkan logistik yang cukup.

TOKYO - Warga negara Indonesia (WNI) di Jepang diminta untuk waspada karena Topan Shanshan diperkirakan akan melanda Jepang barat dan timur pada 27 dan 28 Agustus.

Kedutaan Besar RI (KBRI) di Tokyo mengumumkan pada Minggu (25/8) bahwa topan tersebut akan disertai angin kencang dan hujan lebat. WNI diminta berhati-hati dan memantau perkembangan dan informasi dari pemerintah Jepang, mempertimbangkan kembali rencana perjalanan, dan mempersiapkan logistik yang cukup.

"Identifikasi area aman atau lokasi pengungsian serta saling terhubung dengan keluarga dan komunitas WNI setempat," kata KBRI.

Seperti dikutip dari Antara, dalam keadaan darurat, WNI bisa menghubungi aparat setempat atau nomor darurat perlindungan WNI di +818035068612 dan +818049407419 untuk wilayah KBRI Tokyo dan +818031131003 untuk wilayah KJRI Osaka.

Menurut Badan Meteorologi Jepang, Topan Shanshan bergerak menuju utara di atas perairan dekat Kepulauan Ogaswara. Kecepatan angin bisa mencapai 120 knot atau 60 m/s, yang berpotensi menumbangkan tiang listrik, pohon, lampu jalan, dan rumah kayu, serta mengubah struktur bangunan tempat tinggal.

Topan Sangat kuat

Seperti dikutip dari NHK, Topan Shanshan diperkirakan akan berkembang menjadi topan yang sangat kuat pada hari Selasa (27/8) dan mendekati Jepang barat hingga timur. Kondisi atmosfer tidak stabil pada hari Minggu (25/8) di Jepang barat hingga timur. Kota Shunan, Prefektur Yamaguchi, mencatat curah hujan 40 milimeter dalam waktu satu jam.

Para pejabat cuaca memperingatkan akan terjadinya banjir di daerah dataran rendah. Mereka mengimbau warga agar berhati-hati terhadap tanah longsor dan luapan sungai, serta sambaran petir, hujan es, dan angin kencang, termasuk tornado.

Banyak wilayah di Jepang barat hingga timur dapat mengalami kondisi cuaca buruk, dengan angin dan hujan yang makin kencang pada hari Selasa dan Rabu (28/8). Topan tersebut dapat menyebabkan sejumlah layanan transportasi umum dibatalkan. Masyarakat diimbau agar selalu mengikuti informasi terkini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.