Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Paus Serukan Peningkatan Bantuan Vaksin untuk Penderita Mpox

📅 Selasa, 27 Agu 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Paus Serukan Peningkatan Bantuan Vaksin untuk Penderita Mpox Doc: ISTIMEWA
Ket. Pemimpin Gereja Katolik Seluruh Du­nia, Paus Fransiskus.

VATIKAN - Pemimpin Gereja Katolik Seluruh Dunia, Paus Fransiskus, menyoroti para korban virus mpox dalam doa mingguannya dan meminta pemerintah dan industri farmasi untuk berbuat lebih banyak guna mengirimkan vaksin ke negara-negara yang paling terdampak.

"Saya mendorong pemerintah dan industri swasta untuk berbagi teknologi dan perawatan yang tersedia sehingga tidak ada yang kekurangan perawatan medis yang sesuai," kata Paus Fransiskus dalam doa Angelus di Lapangan Santo Petrus, Minggu (25/8).

Seperti dikutip dari The Times of India, bulan ini, Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) menyatakan lonjakan kasus mpox dari Republik Demokratik Kongo ke negara-negara Afrika lainnya sebagai keadaan darurat kesehatan global. Organisasi ini juga menyerukan peningkatan produksi dan pembagian vaksin.

"Saya mendorong pemerintah dan industri swasta untuk berbagi teknologi dan perawatan yang tersedia sehingga tidak ada yang kekurangan perawatan medis yang disesuaikan," kata Paus.

Lonjakan Kasus

Meskipun mpox telah dikenal selama puluhan tahun, strain virus baru yang lebih mematikan dan lebih mudah menular yang dikenal sebagai clade 1b, telah menyebabkan lonjakan kasus baru-baru ini. "Clade 1b menyebabkan kematian pada sekitar 3,6 persen kasus, dengan anak-anak lebih berisiko," kata WHO.

Virus ini telah menyebar ke seluruh Kongo, menewaskan lebih dari 570 orang sepanjang tahun ini. Wabah telah dilaporkan di Burundi, Kenya, Rwanda, dan Uganda sejak Juli. Kasus pertama di Eropa dilaporkan di Swedia minggu lalu.

Virus ini dapat menyebar dari hewan ke manusia, tetapi juga antarmanusia melalui kontak fisik yang dekat. Sementara itu, Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, menyebut fatalitas kasus cacar monyet atau monkey pox (mpox) di Indonesia rendah dan masih terkendali.

"Di Indonesia kasusnya lebih banyak varian clade IIB, ini bisa diobati dan tingkat fatalitasnya kecil sekali. Semua yang sakit di Indonesia sembuh, jadi enggak usah khawatir, apalagi kalau dari cacar, itu kan sudah ada vaksin ya," ujar Menkes.

Ia menjelaskan hingga saat ini kasus cacar monyet di Indonesia masih tercatat 88 sejak tahun 2022 dan di tahun 2023 sempat naik, kemudian turun lagi pada tahun 2024.

"Di Indonesia sendiri tahun 2024 mungkin ada sekitar 12-14 kasus dan belum ada lagi akhir-akhir ini. Kemarin ada satu, masih potensi, tetapi sekarang sedang dicek apakah itu benar-benar mpox karena kemarin ada empat, tetapi tiga ternyata negatif, yang satu ini sedang dicek di lab," katanya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan vaksin mpox massal bagi masyarakat Indonesia belum diperlukan karena belum ada rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.