Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kewaspadaan Terhadap Cacar Monyet Ditingkatkan

📅 Selasa, 27 Agu 2024, 18:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kewaspadaan Terhadap Cacar Monyet Ditingkatkan Doc: ANTARA/Riadi Gunawan
Ket. Ilustrasi- Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan.

Lampung Selatan - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Provinsi Lampung, melakukan antisipasi dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit cacar monyet (monkey pox/Mpox).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P3M) Dinas Kesehatan Lampung Selatan Jamaluddin, di Kalianda, Selasa, mengatakan penyakit cacar monyet adalah penyakit yang disebabkan olehmonkey pox virus, sama seperti penyakit cacar lainnya maka penyakit cacar monyet ditandai dengan gejala berupa bintik-bintik berair di kulit.

"Kasus cacar monyet di Indonesia semakin meningkat, oleh karena itu kami meningkatkan kewaspadaan, dengan mengimbau dan memberikan sosialisasi tentang penyakit cacar monyet kepada warga khususnya di Lampung Selatan," kata dia.

Ia mengatakan sampai saat ini di Kabupaten Lampung Selatan belum ada laporan dan temuan cacar monyet. Namun demikian pihaknya terus melakukan langkah antisipasi dengan memantau perkembangan situasi dan informasi melalui kanal-kanal resmi kesehatan.

Selanjutnya, pihaknya akan melaksanakan pencegahan, deteksi dan respon pencegahan penyakit menular, dan menyiapkan semua fasilitas pelayanan kesehatan agar siap dalam penanganan kasus monkey pox.

"Sampai hari ini Dinkes Lampung Selatan belum ada menerima laporan terkait kasus monkey pox atau cacar monyet," katanya.

Oleh karena itu, untuk mengantisipasi penyakit tersebut, dirinya menekankan pentingnya hidup bersih dan sehat, menjaga imunitas yang baik dengan pola makan makanan yang sehat dan bergizi, menerapkan pola hidup bersih, melakukan deteksi dini, membatasi jumlah pasangan seks, serta menggunakan alat pelindung diri bagi petugas kesehatan.

Sebagai informasi, monkey pox atau cacar monyet adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus cacar monyet pada sejumlah hewan, termasuk manusia. Gejalanya dimulai dengan demam, sakit kepala, nyeri otot, pembengkakan kelenjar getah bening, dan rasa lelah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

27 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

53 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.