Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Andalkan Empat Keraton di Cirebon untuk Dongkrak Kunjungan Wisata

📅 Senin, 26 Agu 2024, 00:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Andalkan Empat Keraton di Cirebon untuk Dongkrak Kunjungan Wisata Doc: ANTARA/Fathnur Rohman
Ket. Suasana kegiatan Pemilihan Puteri Tari ke-2 Tahun 2024 yang diselenggarakan di Keraton Kacirebonan, Kota Cirebon, Jawa Barat, Minggu (25/8/2024).

Cirebon - Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat, mengandalkan empat keraton yang ada di daerahnya untuk memperbanyak agenda budaya sehingga dapat mendongkrak jumlah kunjungan wisata selama tahun 2024.

"Berbeda dengan kota atau kabupaten lainnya, Cirebon memiliki empat keraton yang saat ini masih eksis dan menjadi destinasi wisata unggulan," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon Agus Sukmanjaya di Cirebon, Minggu.

Ia menjelaskan berbagai kegiatan berbasis budaya dan tradisi pada empat keraton di Kota Cirebon saat ini masih berjalan, serta hal tersebut bisa dimanfaatkan untuk menggaet turis agar berkunjung ke destinasi tersebut.

Sebagai contoh, kata dia, terdapat 50 tradisi yang diadakan oleh Keraton Kacirebonan sepanjang tahun 2024 dan salah satu agenda terdekat adalah penyelenggaraan tradisi muludan.

Agus juga menyebutkan bahwa tiga keraton lainnya yaitu Kasepuhan, Kanoman dan Kaprabonan tengah menyiapkan berbagai agenda menarik yang berbasis pada pelestarian tradisi serta budaya di Kota Cirebon.

"Kami melakukan kolaborasi dan mengakomodir agar semua kegiatan di keraton, bisa berjalan berbarengan dengan pengembangan pariwisata di Kota Cirebon," ujarnya.

Dengan keberadaan empat keraton itu, pihaknya optimis bahwa kunjungan wisatawan ke Kota Cirebon bisa mendekati atau bahkan melampaui target sebanyak 4 juta turis pada 2024.

Tidak hanya keraton, Agus menuturkan Kota Cirebon memiliki beberapa destinasi lain yang bisa dikunjungi turis, misalnya seperti Gua Sunyaragi, kawasan GedungBritish American Tobacco(BAT) dan lainnya.

"Desain pengembangan pariwisata Kota Cirebon basisnya budaya. Irisannya sangat besar. Kita punya empat keraton yang masih eksis," tuturnya.

Untuk memaksimalkan potensi itu, pihaknya bakal berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), untuk mengadakan berbagai kegiatan promosi destinasi budaya serta sejarah di Kota Cirebon.

Sementara itu Staf Ahli Bidang Inovasi dan Kreativitas Kemenparekraf Restog Krisna Kusuma menambahkan bahwa Kota Cirebon, bisa memanfaatkan potensi wisata budaya serta sejarah untuk memperbanyak kunjungan turis.

Jika hal tersebut dapat dioptimalkan, pihaknya optimis perekonomian lokal di kota tersebut bisa berkembang dengan ditunjang oleh ramainya aktivitas pariwisata.

"Sebetulnya potensi budaya di Cirebon sangat besar. Itulah bisa diolah, bisa menceritakan sejarah yang dikemas dalam paket wisata budaya," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.