Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tenaga Angin 200 MW Segera Dibangun di Mesir

📅 Minggu, 25 Agu 2024, 11:03 WIB | Oleh:
Tenaga Angin 200 MW Segera Dibangun di Mesir Doc: Istimewa

Sebuah konsorsium yang dipimpin oleh Masdar dan Infinity Power akan membangun pembangkit listrik tenaga angin berkapasitas 200 megawatt di Teluk Suez, Mesir. Perjanjian yang ditandatangani pada sebuah upacara di Kota New Alamein ini disaksikan oleh Perdana Menteri Mesir, Mostafa Madbouly. Perjanjian ini merupakan yang terbaru dari serangkaian perjanjian yang bertujuan untuk meningkatkan sektor energi terbarukan di Mesir.

Upacara penandatanganan ini juga dihadiri oleh Menteri Listrik dan Energi Terbarukan Mesir, Mahmoud Essmat, dan Menteri Industri dan Teknologi Maju Uni Emirat Arab, Sultan Al Jaber. Perjanjian ini mencerminkan strategi Mesir untuk memaksimalkan peran energi terbarukan dalam bauran energinya dan mendorong keterlibatan sektor swasta dalam pembangunan pembangkit listrik tenaga surya dan angin.

Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Mohamed El-Khayat, Ketua Otoritas Energi Baru dan Terbarukan; Salah Ezzat, Ketua Perusahaan Transmisi Listrik Mesir; Nayer Fouad, Managing Partner Infinity Power; dan Mohamed Jameel Al Ramahi, CEO Masdar.

Berdasarkan perjanjian tersebut, konsorsium akan mengembangkan, membiayai, dan mengoperasikan proyek, yang diharapkan akan mulai beroperasi secara komersial pada bulan Oktober 2026. Proyek ini akan berkontribusi untuk meningkatkan porsi energi terbarukan dalam bauran listrik dan memperkuat upaya negara untuk mencapai target energi terbarukan.

Infinity Power mengatakan, kesepakatan jangka panjang dengan Perusahaan Transmisi Listrik Mesir (EETC) ini mencakup seluruh produksi pembangkit listrik di masa depan, yang diperkirakan mencapai sekitar 810.000 MWh per tahun.

Setelah upacara penandatanganan, Perdana Menteri Madbouly menggarisbawahi komitmen untuk mengimplementasikan proyek-proyek energi terbarukan yang lebih terarah sebagai bagian dari rencana negara untuk memperluas pembangkit listrik dari sumber-sumber yang berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada sumber-sumber energi tradisional.

"Ada keyakinan kuat bahwa masa depan energi di Mesir terletak pada energi terbarukan. Oleh karena itu, sangat penting untuk mencari cara untuk mengintegrasikan sebanyak mungkin energi terbarukan ke dalam jaringan listrik," ujar Madbouly, dikutip dari Zawya, Senin (19/8).

Essmat menambahkan bahwa proyek ini sejalan dengan rencana pemerintah untuk mengembangkan sektor energi terbarukan untuk memaksimalkan keuntungan, memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia, mengurangi penggunaan bahan bakar fosil, dan pada akhirnya, mengurangi emisi karbon.

"Kami senang dapat bekerja sama dengan Masdar dari UEA, sebuah perusahaan terkemuka di bidang energi terbarukan, untuk mengimplementasikan proyek penting ini," ujarnya.

"Negara ini telah mengadopsi program ambisius untuk meningkatkan sektor kelistrikan di semua bidang, terutama dengan memaksimalkan pemanfaatan sumber daya energi terbarukan dan mendorong investasi di bidang ini," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.