Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rekomendasi Akhir Pekan, Ada Pameran Replika Kapal Tradisional di Museum Bahari

📅 Sabtu, 24 Agu 2024, 09:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rekomendasi Akhir Pekan, Ada Pameran Replika Kapal Tradisional di Museum Bahari Doc: ANTARA/HO-Dinas Kominfotik DKI Jakarta
Ket. Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) DKI Jakarta Iwan Henry Wardhana dalam pameran temporer "Art.The.Fact 3.0" di Museum Bahari, Jakarta Utara, Jumat (23/8/2024). Pameran ini diadakan sejak 22 Agustus lalu hingga 26 Oktober 2024 di Hall Tanjung Priok dan Hall Sunda Kelapa, Museum Bahari, Jakarta Utara.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menghadirkan beragam replika kapal tradisional dan artefak bersejarah melalui pameran temporer "Art.The.Fact 3.0" di Museum Bahari, Jakarta Utara mulai 22 Agustus hingga 26 Oktober 2024.

"Kapal-kapal ini bukan hanya alat transportasi, tetapi juga simbol kejayaan dan kedaulatan bangsa kita di lautan," kata Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) DKI Jakarta Iwan Henry Wardhana dalam keterangan di Jakarta, Jumat (23/8).

Pengunjung dapat menyaksikan cerita, evolusi desain, fungsi kapal dari berbagai daerah di Indonesia, dan beragam material budaya, seperti temuan kapal karam, motif kapal dalam kain, kapal dalam Hikayat Banda.

Lalu, tampilan miniatur model kapal-kapal tradisional seperti Pinisi dari Sulawesi Selatan, Jung Jawa dari Pulau Jawa, Perahu Gubang dari Kalimantan, dan lainnya.
Adapun pameran bertajuk "The Monumental Ships: Shared Cultural Heritage, Sharing The Memories" ini diadakan untuk dapat mengedukasi masyarakat tentang peran penting kapal dalam sosio-ekonomi, penjelajahan, dan diplomasi sejak zaman dahulu. Selain itu sekaligus diharapkan dapat meningkatkan peran museum sebagai salah satu pilar dalam memajukan Jakarta menuju kota global. "Pameran ini juga dilengkapi dengan berbagai kegiatan edukatif seperti lokakarya, seminar, nonton bareng, dan tur bersama edukator museum yang akan memberikan pengalaman yang mendalam bagi pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga peneliti," ujar Iwan.


Dalam pameran temporer ini, Unit Pengelola (UP) Museum Kebaharian Jakarta bekerja sama dengan berbagai mitra kolaborator yang ikut memamerkan kapal-kapal monumental. Para mitra ini antara lain Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Direktorat Jenderal Kebudayaan; Museum Mulawarman Kalimantan Timur; Balai Pelastarian Kebudayaan (BPK) VIII wilayah Banten dan Jakarta; Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Sumatra Selatan. Ada pula Dinas Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah, Dinas Sejarah TNI AL, Museum Maritim Rotterdam Belanda, Kedutaan Besar Irlandia, Kedutaan Besar Argentina, Kedutaan Besar Portugal, Kedutaan Besar Meksiko, Kedutaan Besar Chili, Kedutaan Besar Pakistan, Korean Culture Center Indonesia, dan Museum Maritim Nasional Korea Selatan. "Pameran ini menjadi bukti bahwa warisan budaya maritim adalah milik umat manusia yang perlu dirawat dan dilestarikan bersama," kata Iwan. Dia berharap pameran ini menjadi proyek percontohan bagi setiap individu maupun institusi dalam menyelenggarakan kegiatan serupa dan dapat memperkuat kerja sama dan upaya diplomasi antarnegara di bidang kebudayaan. Pameran "Art.The.Fact 3.0" yang diadakan dalam rangka merayakan Hari Jadi Museum Bahari yang ke-47 ini terbuka untuk umum pada Selasa-Minggu pukul 09.00-16.00 WIB.

Pameran berlokasi di Hall Tanjung Priok dan Hall Sunda Kelapa, Museum Bahari, Jakarta Utara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
Film Dokumenter Lisa Blackp...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.