Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polda Diminta Lepaskan Demonstran

📅 Sabtu, 24 Agu 2024, 01:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polda Diminta Lepaskan Demonstran Doc: antara/Dhemas Reviyanto
Ket. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (tengah) bersama Wakil Ketua Komisi III DPR Habiburokhman (kiri) dan Adies Kadir (kanan) menyampaikan keterangan pers usai menjenguk pengunjuk rasa yang ditahan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (23/8). Sufmi Dasco mengatakan telah menandatangani surat sebagai penjamin untuk 50 orang pengunjuk rasa yang diamankan pada aksi menolak revisi UU Pilkada.

JAKARTA - Polda Metro Jaya diminta melepaskan para demonstran yang ditangkap saat unjuk rasa, Kamis (22/8). Untuk alasan tersebut Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad bersama sejumlah anggota DPR lain menjaminkan diri agar para demonstran yang ditahan oleh Polda Metro Jaya dilepaskan.

"Kami sudah menandatangani surat sebagai penjamin agar adik-adik bisa kembali ke rumah, ke keluarganya. Kurang lebih ada 50 orang," jelas Sufmi di Jakarta, Jumat. Dia juga menyampaikan kondisi para demonstran yang ditahan di Polda Metro Jaya dalam kondisi baik.

"Kami sudah melihat, mereka yang di dalam. Kami melihat hampir seluruhnya dalam keadaan baik. Kami sudah minta kepolisian lewat Wakapolda dan Dirreskrimum untuk segera melepaskan mereka semua," katanya.

Sufmi juga menyebutkan massa yang ditahan tersebut dipastikan tidak ada indikasi melakukan tindak pidana berat. Dia juga menjelaskan telah berbicara dengan mereka soal asal usul. "Kami ngobrol, tanya kuliah di mana dan asal dari mana," tambahnya. Demonstran tak hanya mahasiswa. Ada juga dari ormas.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menyebutkan telah menangkap sebanyak 301 orang dalam demo tolak Revisi Undang Undang depan Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (22/8).

"Ada 301 orang yang ditangkap Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Timur, Polres Metro Jakarta Pusat, Jakarta Barat dan jajaran polsek," katanya. Ade menjelaskan sebanyak 301 orang diamankan atas dugaan perusakan fasilitas umum DPR.

"Orang yang ditangkap mengganggu ketertiban, merusak, dan tidak mengindahkan. Bahkan ada yang melakukan kekerasan," tambahnya. Banyak juga beredar video kekerasan cenderung kejam yang dilakukan aparat terhadap pengunjuk rasa yang ditangkap.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.