Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Laporan Sucofindo Air Bersih di IKN Bebas Bakteri

📅 Sabtu, 24 Agu 2024, 00:01 WIB | Oleh:
Laporan Sucofindo Air Bersih di IKN Bebas Bakteri Doc: ISTIMEWA
Ket. DANIS H SUMADILAGA Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN - Saya bicara data, dan ini dari laporan Sucofindo. Bakteri Escherichia coli- nya nol menurut Sucofindo.

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Satuan Tugas atau Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN) mengungkapkan berdasarkan laporan dari Sucofindo air bersih di Nusantara, Kalimantan Timur, bebas bakteri sehingga sudah bisa diminum.

"Ya sudah bisa, saya sudah mendapat laporan dari Sucofindo. Berdasarkan hasil laporan dari Sucofindo air minum yang terdistribusi di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN tidak mengandung bakteri Escherichia coli," ujar Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN, Danis H Sumadilaga, di Jakarta, Jumat (23/8).

Seperti dikutip dari Antara, Danis menyampaikan berdasarkan laporan tersebut air minum yang terdistribusi di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN sudah bisa diminum.

"Saya bicara data, dan ini dari laporan Sucofindo. Bakteri Escherichia coli-nya nol menurut Sucofindo. Laporan ini dikeluarkan baru pada Agustus," kata Danis.

Menurut Danis, sebetulnya air minum itu ada tiga kategori. Pertama yang berhubungan dengan mikrobiologi seperti terkait bakteri, kemudian ada juga yang berhubungan dengan fisik, artinya kekeruhan, bau, dan sebagainya, lalu terkait warna dan ada yang bersifat terkait dengan kimia, logam, dan sebagainya.

Air minum sudah mulai masuk ke gedung-gedung, mulai dari Istana Negara dan Istana Garuda sampai dengan Hotel Nusantara di KIPP IKN, Kalimantan Timur.

Air minum tersebut sudah masuk ke gedung dan bangunan yang berada di KIPP IKN, seperti Istana Negara, Istana Garuda, Gedung Sekretariat Presiden, Gedung Sekretariat Negara, Gedung Kementerian Koordinator, sampai dengan Hotel Nusantara.

Menguji Kembali

Sebagai informasi, Plt Kepala Otorita IKN/Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, meminta Sucofindo untuk menguji kembali air minum yang dikonsumsi langsung dari persil untuk memastikan kualitas air tidak berubah dari instalasi pengolahan air minum.

Otorita IKN melaporkan suplai air bersih yang telah tersedia di kawasan IKN memiliki kualitas yang aman untuk langsung dikonsumsi oleh masyarakat dari keran. Suplai air tersebut tidak hanya bersih, tapi juga dikelola menggunakan sistem pengelolaan air potable water, sehingga air yang dihasilkan aman untuk langsung dikonsumsi oleh masyarakat.

Suplai air di IKN telah dipersiapkan melalui uji tes mengalirkan air minum dari intake Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, ke reservoir di IKN yang berjarak 15,8 kilometer.

Sistem pengolahan air baku dari Bendungan Sepaku Semoi dan Intake Sepaku dipersiapkan untuk menyuplai kebutuhan air di IKN hingga satu dekade ke depan.

Sebelumnya, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk tengah laksanakan pembangunan Jaringan Perpipaan Air Limbah Zona 1 dan Zona 3 KIPP IKN, tepatnya di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Proyek ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional dari Kementerian PUPR, yang bertujuan mendukung pengembangan infrastruktur dasar di ibu kota baru, khususnya dalam hal pengelolaan air limbah yang ramah lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.