Ilmuwan dari Swedia Kembangkan Nanorobot Pembunuh Sel Kanker

Sabtu, 24 Agu 2024, 00:24 WIB

STOCKHOLM - Para ilmuwan dari Institut Karolinska, Swedia, baru-baru ini telah membuat terobosan luar biasa dalam perang melawan kanker, menciptakan nanorobot yang dilengkapi dengan"senjata mematikan, dirancang untuk secara eksklusif menargetkan dan memusnahkan sel kanker.

Dikutip dari Express, mesin-mesin kecil namun hebat ini telah menunjukkan kemampuannya dengan menghentikan penyebaran tumor pada tikus tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya. Tim peneliti optimistis dengan potensi keberhasilan serupa dalam uji coba pada manusia.

Ket. Foto: Nanorobot yang dikembangkan para peneliti ini dapat menargetkansel kanker dan meninggalkan jaringan sehat telah terbukti berhasil dalam uji klinis. — Sumber: istimewa

Yang Wang, seorang peneliti di Departemen Biokimia Medis dan Biofisika, menekankan pentingnya memahami kemungkinan efek samping sebelum melanjutkan ke pengujian pada manusia.

"Kami sekarang perlu menyelidiki apakah ini berhasil pada model kanker yang lebih maju yang lebih menyerupai penyakit manusia yang sebenarnya," kata Wang, menyoroti langkah selanjutnya untuk pengobatan inovatif tersebut.

Teknologi ini bergantung pada struktur yang dirancang khusus yang mampu mengatur 'reseptor kematian' pada permukaan sel, yang memicu kematian sel.

Senjata Mematikan

Mekanisme mematikan ini terdiri dari enam peptida yang disusun secara heksagonal, yang dijelaskan oleh Bjorn Hogberg, penulis utama studi yang dipublikasikan di Nature Nanotechnology, sebagai senjata mematikan.

Namun, ada kendala pada alat ampuh untuk melawan kanker ini. "Jika Anda menggunakannya sebagai obat, ia akan membunuh sel-sel dalam tubuh tanpa pandang bulu, yang tentu saja tidak baik," kata Hogberg memperingatkan seperti dilaporkan Mirror.

Untuk menghindari masalah ini, para peneliti dengan cerdik menyembunyikan senjata tersebut dalam nanostruktur yang dibuat dari DNA.

Tim tersebut telah mengerjakan apa yang dikenal sebagai 'DNA origami', proses membangun struktur berskala nano menggunakan DNA, selama bertahun-tahun. Mereka kini berupaya menggunakan teknik tersebut untuk menciptakan 'saklar pembunuh' bagi sel kanker yang hanya akan diaktifkan dalam kondisi yang tepat - dan karenanya akan "secara khusus menargetkan dan membunuh sel kanker".

"Kami berhasil menyembunyikan senjata tersebut sedemikian rupa sehingga hanya dapat diekspos di lingkungan yang terdapat di dalam dan di sekitar tumor padat," kataHogberg kepada Sun.

"Ini berarti kami telah menciptakan jenis nanorobot yang secara khusus dapat menargetkan dan membunuh sel kanker."

Triknya adalah memanfaatkan pH rendah yang biasanya mengelilingi sel kanker dan akan mengaktifkan senjatanya.

Ketika pH sel turun hingga 6,5, senjata peptida memiliki efek membunuh sel yang signifikan, tetapi tetap tersembunyi di dalam nanostruktur ketika sel berada pada pH normal 7,4, analisis tabung reaksi. Uji coba pada tikus dengan kanker payudara menghasilkan pengurangan 70 persen dalam pertumbuhan tumor dibandingkan dengan tikus yang diberi versi nanorobot yang tidak aktif.

Langkah selanjutnya yang dilakukan ilmuwan adalah mencoba menargetkan nanorobot lebih jauh lagi agar dapat mengikat secara spesifik jenis kanker tertentu. Harapannya adalah menghasilkan pengobatan kanker yang kurang beracun dan invasif.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Bukan Sekadar Besaran Gaji, Pekerja Indonesia Cari Rasa Dihargai di Tempat Kerja

Virtus Technology Indonesia Resmi Jadi Master Distributor DJI Enterprise di Indonesia

Produk Bernilai Tambah Tinggi Asal Cilegon Tembus Kanada, Kemendag: Bukti Industri RI Makin Kuat

Trafik Uplink Melampaui Downlink, Pola Penggunaan Jaringan Digital Mulai Berubah

Info Loker! Job Fair Pemkab Magelang 2026 Tersedia 3.717 Lowongan

Shin Ye Eun Ajak Masyarakat Indonesia Rasakan Kehangatan Hunian Pintar Berbasis K-Wellness

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Babak Gugur Piala Dunia 2026 Mulai Terbentuk, Enam Negara Amankan Tiket 32 Besar, Empat Tersingkir

Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Ini Deretan Pemain yang Memperebutkan dari Messi, Mbappe, hingga Haaland, Siapa yang Layak?

Tiga Pejabat Tinggi Pratama Setjen MPR RI Dilantik, Siti Fauziah Tekankan Penguatan Kolaborasi dan Peningkatan Kinerja Lembaga

Peternak Sapi Perah Indonesia Raih Kenaikan Produksi Susu Berkat Transfer Teknologi AS

DFSK E5 Plus Resmi Buka Pre-Booking di Indonesia, Konsumen Berpeluang Dapat Benefit Rp60 Juta.

Info Lowongan kerja! Ayo Walk in Interview ke GOR Tanjung Duren Jakbar, Buka 4.262 Lowongan

Pertama di Indonesia, Whitesky Group dan SkyDrive Hadirkan Mockup eVTOL 1:1

1.151 KM Jalan Daerah Dilebarkan dari 3 Jadi 8 Meter, Dana Rp5,41 T Digelontorkan

Iming-iming Gaji Tinggi! Wamen P2MI dan Australia Bahas Ancaman Penipuan Pekerja Migran

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.