Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Qatar dan AS Terus Berupaya Mediasi untuk Akhiri Perang Gaza

📅 Jumat, 23 Agu 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Qatar dan AS Terus Berupaya Mediasi untuk Akhiri Perang Gaza Doc: AFP/OMAR AL-QATTAA
Ket. Warga Palestina berlari menghindari bangunan yang mau roboh, di lingkungan Rimal, Gaza, Rabu (21/8).

ISTANBUL - Emir Qatar, Syekh Tamim bin Hamad Al Thani, dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony Blinken, Rabu (21/8), terus membahas upaya mediasi untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza.

Hubungan strategis dibahas selama panggilan telepon yang diterima Syekh Tamim dari Blinken, beberapa jam setelah Menlu AS itu meninggalkan Doha. Pembahasan tersebut juga membahas perkembangan di wilayah Palestina dan upaya mediasi bersama untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza.

Seperti dikutip dari Antara, Blinken meninggalkan Doha, Selasa malam (20/8), di akhir tur regional yang juga mencakup Israel dan Mesir untuk memajukan upaya yang bertujuan mencapai gencatan senjata di Gaza.

Tidak diumumkan secara resmi apakah Blinken telah bertemu Tamim atau Perdana Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al Thani selama kunjungan singkatnya ke Qatar tersebut.

Pada Rabu pagi, Kementerian Luar Negeri Qatar mengatakan bin Abdulrahman, yang juga menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Qatar, telah melakukan panggilan telepon dengan Blinken untuk membahas upaya gencatan senjata Gaza.

Bantuan Kemanusiaan

Selama berbulan-bulan, AS, Qatar, dan Mesir telah berupaya mencapai kesepakatan antara Israel dan Hamas untuk memastikan terjadinya pertukaran tahanan dan gencatan senjata serta mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk ke Jalur Gaza.

Namun, upaya mediasi terhenti karena pemimpin Israel, Benjamin Netanyahu, menolak memenuhi tuntutan Hamas untuk menghentikan perang. Israel terus melancarkan serangan brutal di Jalur Gaza setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 meski ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan gencatan senjata segera.

Menurut laporan Axios, mengutip pejabat Israel, Direktur Badan Intelijen Pusat atau Central Intelligence Agency (CIA) Amerika Serikat, William Burns, akan mengunjungi Ibu Kota Qatar, Doha, untuk ikut dalam pembahasan pertukaran sandera dan gencatan senjata di Jalur Gaza.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.