Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kota Mataram Gelar Pawai Budaya Pelajar Kenalkan Nilai Luhur Kebudayaan

📅 Kamis, 22 Agu 2024, 16:58 WIB | Oleh:
Kota Mataram Gelar Pawai Budaya Pelajar Kenalkan Nilai Luhur Kebudayaan Doc: ANTARA/Kominfo
Ket. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram Lalu Alwan Basri (paling depan) menggunakan pakaian adat Sasak, mengawali kegiatan pawai budaya di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

MATARAM - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara, menggelar kegiatan pawai budaya pelajar sebagai wadah mengenalkan nilai-nilai luhur kebudayaan yang ada di daerah itu kepada generasi penerus.

Kegiatan pawai budaya pelajar tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram Lalu Alwan Basri dan dihadiri sejumlah jajaran pejabat dan jajaran pendidikan setempat depan Taman Sangkareang, di Mataram, Kamis.

Dalam kesempatan itu Sekda mengatakan, pawai budaya merupakan satu langkah strategis agar kebudayaan daerah dapat terus hidup dan berkembang.

"Selain itu, pawai budaya juga mampu memberikan kontribusi positif terhadap identitas nasional dan global," katanya.

Dikatakan, melalui tema "Penguatan Program Sabtu Budaya Dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila", menjadikan pawai budaya itu sejalan dengan upaya memajukan kebudayaan daerah.

Hal itu bertujuan untuk menjaga identitas lokal sekaligus memperkenalkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam kebudayaan kepada generasi penerus.

Terkait dengan itu, Sekda, menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Kota Mataram dan diikuti sekitar 1.600 pelajar se-Kota Mataram yang berasal dari peserta didik mulai dari tingkat PAUD, SD, hingga SMP Negeri dan Swasta se-Kota Mataram.

"Partisipasi pelajar dalam pawai ini, menjadi bukti bahwa generasi muda Kota Mataram memiliki antusiasme tinggi dalam melestarikan dan memajukan kebudayaan daerah," katanya.

Lebih jauh Sekda mengatakan, Kota Mataram juga memiliki cagar budaya yang telah mendapat nomor registrasi nasional.

Cagar budaya itu antara lain, Taman Mayura, Pura Meru, Makam Jenderal Van Ham, Makam Sayyid Ali Alkaf di Seganteng, Masjid Bengak Sekarbela, Makam Bintaro, dan Makam Loang Baloq.

Selain itu, Kota Mataram juga memiliki beberapa Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) yang tercatat di Kemendikbudristek, seperti Sate Rembiga, Bebalung, Upacara Betetulak, Tembang, Hikayat, dan lainnya.

"Harapan kita, kegiatan ini menjadi motivasi pelajar untuk melestarikan budaya yang sudah ada dan mampu menciptakan WBTB baru," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.