Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kain Motif Rambatan Senggani Perwujudan Kekayaan Alam Kubu Raya

📅 Kamis, 22 Agu 2024, 17:03 WIB | Oleh:
Kain Motif Rambatan Senggani Perwujudan Kekayaan Alam Kubu Raya Doc: ANTARA/Rizki Fadriani
Ket. Para penari di Kubu Raya mempersembahkan kain motif Rambatan Senggani di halaman Kantor Bupati Kubu Raya.

KUBU RAYA - Kain motif terbaru Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat yakni Rambatan Senggani yang memadukan unsur akar keladi air, bunga cengkodok, sekek yang dihiasi dengan gelombang memiliki filosofi bahwa Kubu Raya kaya akan kekayaan alam."Jadi ini merupakan gambaran kekayaan alam dan potensi dari Kubu Raya yang jika kita satukan dan eksplorasi serta upayakan untuk terus berkembang tentunya akan memberikan kebanggaan untuk Kubu Raya," ujar Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kubu Raya, Rini Kurnia Solihat di Sungai Raya, Kamis.Rini menjelaskan dengan lahirnya karya ini menandai Kabupaten Kubu Raya kembali menunjukkan potensi kekayaan alamnya melalui motif kain terbaru yang dinamakan Rambatan Senggani.Motif Rambatan Senggani ini tidak sekadar desain artistik, namun juga memiliki filosofi mendalam tentang kekayaan alam yang melimpah di Kubu Raya.Unsur akar keladi air melambangkan kekuatan dan kelenturan yang tumbuh dari alam, sementara bunga cengkodok mencerminkan keindahan flora setempat. Sekek yang diambil dari pesisir, menonjolkan karakter daerah pesisir dengan gelombang air yang hadir di bagian atas dan bawah motif kain."Motif ini secara unik memadukan elemen-elemen alam khas Kubu Raya, seperti akar keladi air, bunga cengkodok, dan sekek, yang kemudian dihiasi dengan simbol gelombang air," tutur Rini.Kain ini menjadi simbolisasi kebanggaan atas kekayaan alam Kubu Raya dan potensi besar yang dimiliki daerah ini. Dan dengan mengangkat unsur-unsur alam dalam motif tersebut, masyarakat diajak untuk semakin mengenali, melestarikan, dan mengembangkan kekayaan alam yang ada.Keberadaan motif Rambatan Senggani diharapkan dapat menjadi identitas baru yang membanggakan, serta mendorong perkembangan ekonomi kreatif berbasis budaya dan alam Kubu Raya.Sebelumnya Kubu Raya juga telah meluncurkan berbagai kain motif seperti Kandelia candel yang merupakan perwujudan dari wilayah Kabupaten Kubu Raya yang memiliki bakau terluas dibanding kabupaten lain di Kalbar, yakni 129.604,125 hektare dari total luas hutan bakau di Kalbar 177.023,738 hektare.Selain Kandelia candel, Kubu Raya juga memiliki kain motif lain seperti Gelombang Muare, Harmoni Serampai, Keladi Air, dan Kelambu Raje. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.