Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapal Asing Bocor, KSOP Cirebon Sandarkan Tugboat TB. HUB 19

📅 Selasa, 20 Agu 2024, 17:04 WIB | Oleh:
Kapal Asing Bocor, KSOP Cirebon Sandarkan Tugboat TB. HUB 19 Doc: Istimewa.
Ket. Kapal Tugboat TB. HUB 19 menarik tongkang Tk. Highline 52 yang mengalami kebocoran.

JAKARTA - Kantor KSOP Kelas II Cirebon bersama stakeholder terkait berhasil menyandarkan Kapal Tugboat TB. HUB 19 yang menarik tongkang Tk. Highline 52 yang mengalami kebocoran, Senin (19/8)

Diceritakan Kepala Kantor KSOP Kelas II Cirebon, Een Nuraini Saidah, awal kejadian pada Sabtu (10/8) Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Cirebon menerima laporan dari VTS (Vessel Traffic Service) bahwasanya telah terjadi sebuah insiden di perairan Cirebon.

"Insiden tersebut terjadi pada kapal berbendera Malaysia tugboat TB. HUB 19 yang menarik tongkang Tk. Highline 52 bermuatan yang mengalami kebocoran dan kondisi kapal mengalami sedikit kemiringan," kata Een dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/8).

Lebih lanjut ia mengatakan Kapal tugboat TB. HUB 19 berbendera Malaysia, dengan nomor IMO 9616321 dan callsign 9WLC8, berada dalam perjalanan dari Surat Thani menuju Cirebon, saat kebocoran terjadi, berada di posisi 06° 42.510' S dan 108° 37.202' E.

Setelah menerima laporan tersebut Kantor KSOP Kelas II Cirebon menghubungi stakeholder terkait yaitu PT. Pelindo dan agen PT Dwidaya Agensi untuk membahas rencana proses evakuasi kapal beserta muatan sebanyak 9500 MT gypsum.

Menurut Een, Tim QRT Kantor KSOP Kelas II Cirebon segera melakukan aksi tindak lanjut dengan menggunakan Kapal Patroli KN.P. 357 untuk melakukan Pengawasan secara langsung pada saat pelaksanaan survey pendahuluan, proses transfer sebagian muatan ke kapal Tb. Highline 52 dengan Tk. Temujin agar kapal dapat dievakuasi dan bersandar di dermaga.

"Alhamdulillah hari ini jam 09.00 semua kapal asing tersebut tugboat TB. HUB 19 tongkang Tk. Highline 52 di sandarkan di Dermaga Linggar Jati dengan pengawasan dan pengawalan Kapal KN. 357 milik KSOP Kelas II Cirebon," tutup Een.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.