Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementerian Kesehatan India Minta Para Dokter Berhenti Mogok Kerja

📅 Senin, 19 Agu 2024, 00:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kementerian Kesehatan India Minta Para Dokter Berhenti Mogok Kerja Doc: ANTARA/Pixabay/tomwieden
Ket. Ilustrasi penanganan masalah kesehatan oleh dokter.

Moskow - Kementerian Kesehatan India meminta dokter di seluruh negara, yang telah melakukan mogok sebagai protes atas pemerkosaan dan pembunuhan seorang tenaga medis, untuk melanjutkan tugas mereka, demikian pernyataan kementerian.

Kementerian kesehatan itu juga menjamin bahwa semua langkah yang diperlukan untuk memastikan keselamatan para profesional kesehatan sedang diambil, menurut dokumen yang dirilis pada Sabtu.

"Kementerian meminta para dokter yang mogok untuk melanjutkan tugas mereka demi kepentingan publik yang lebih luas dan mengingat meningkatnya kasus Demam Berdarah dan Malaria," bunyi dokumen tersebut.

Perwakilan dari beberapa asosiasi medis India telah bertemu dengan pejabat kementerian kesehatan setelah insiden mematikan itu, menurut dokumen itu.

Para pejabat telah "mendengarkan tuntutan perwakilan dan meyakinkan mereka tentang semua upaya yang mungkin dilakukan untuk memastikan keamanan para profesional kesehatan," demikian bunyi dokumen tersebut.

Sebanyak 26 negara bagian di India telah mengesahkan undang-undang yang bertujuan melindungi tenaga medis, menurut dokumen kementerian India.

Pada 9 Agustus, jenasah seorang perempuan berusia 32 tahun, seorang dokter pelatihan pascasarjana, ditemukan di ruang seminar Rumah Sakit RG Kar di kota Kalkuta, India.

Polisi telah menangkap seorang tersangka dalam kasus tersebut, Sanjoy Roy, seorang relawan sipil yang sering mengunjungi RG Kar Medical College dan rumah sakit itu.

Para dokter India memulai mogok tanpa batas waktu pada Senin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.