Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Pemkab Karanganyar Siapkan Antisipasi Hadapi Kekeringan

📅 Sabtu, 17 Agu 2024, 05:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Pemkab Karanganyar Siapkan Antisipasi Hadapi Kekeringan Doc: ANTARA/Aris Wasita
Ket. Ilustrasi - Droping air di Solo Raya, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Karanganyar - Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, menyiapkan sejumlah langkah antisipasi menghadapi kekeringan pada musim kemarau yang diperkirakan terjadi di beberapa titik di kabupaten tersebut.

Penjabat Sementara Bupati Karanganyar Timotius Suryadi, di Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat, mengatakan beberapa upaya yang disiapkan yakni melalui droping air dan pembuatan sumur dalam.

"Beberapa kami usahakan dengan sumur dalam. Kalau yang untuk mengantisipasi dalam waktu cepat memang dengan droping air," katanya.

Meskipun demikian, kata dia, sejauh ini belum ada laporan signifikan terkait kekeringan.

"Namun, BPBD sudah mendata semuanya, termasuk daerah rawan kekeringan dan menyiapkan antisipasi. Sumber daya yang kami miliki sudah kami siapkan sehingga ketika ada permohonan dari masyarakat yang mengalami kekeringan segera kami kerahkan ke sana," katanya.

Menurut dia, ada sekitar 30 persen dari seluruh daerah di Karanganyar yang rawan kekeringan, di antaranya Karanganyar bagian selatan, Gondangrejo, dan Tasikmadu.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar mendapatkan bantuan dari BNPB guna menangani dampak kekeringan selama musim kemarau.

Kalakhar BPBD Karanganyar Hendro Prayitno mengatakan bantuan yang diberikan berupa lima unit mesin pompa induk, sepuluh unit mesin pompa pembagi, dan 20 unit tandon air dengan kapasitas masing-masing 5.200 liter dan selang air.

"Bantuan ini memberikan solusi untuk mengurangi droping air bersih. Evaluasi tahun kemarin total 2,9 juta liter air bersih disalurkan kepada masyarakat di 23 dusun tersebar di 18 desa di sebelas kecamatan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.