Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Rejang Lebong Ingatkan Warga untuk Waspadai Bahaya Angin Kencang

📅 Kamis, 15 Agu 2024, 00:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Rejang Lebong Ingatkan Warga untuk Waspadai Bahaya Angin Kencang Doc: ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo
Ket. Ilustrasi. Warga menerobos banjir di Desa Lilief Waibulan, Weda Tengah, Halmahera Tengah, Maluku Utara, Minggu (21/7/2024).

Rejang Lebong - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu meminta warga daerah itu untuk mewaspadai bahaya angin kencang yang sedang melanda wilayah itu.

"Saat ini hembusan angin di wilayah Kabupaten Rejang Lebong cukup kencang, sehingga berpotensi terjadinya pohon tumbang atau papan reklame roboh, serta bisa merusak atap bangunan rumah," kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Rejang Lebong Shalahudin di Rejang Lebong, Rabu.

Dia menjelaskan, angin kencang yang melanda Kabupaten Rejang Lebong ini sudah terjadi sejak akhir Juli lalu seiring dengan masuknya musim kemarau di daerah itu.

Angin kencang ini, kata dia, terjadi pada waktu malam dan siang hari hingga sore hari. Angin yang bertiup ini cukup kencang sehingga berpotensi bisa membuat pohon tumbang.

Untuk itu warga Rejang Lebong diingatkannya agar tidak berada di bawah pohon besar atau papan reklame, karena bisa kapan saja roboh dan bisa mengancam keselamatan warga yang ada di bawahnya, termasuk pengendara kendaraan baik roda dua maupun empat.

Adanya kejadian pohon tumbang di Kota Bengkulu yang terjadi belum lama ini, tambah dia, bisa dijadikan perhatian masyarakat. Peristiwa yang tidak terduga itu menyebabkan jatuh korban jiwa yang saat itu tengah melintas dengan sepeda motor.

Sementara itu untuk memasuki musim kemarau tahun ini pihaknya, juga tengah bersiaga guna mengantisipasi terjadinya bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), akibat pengaruh El nino yang menyebabkan sebagian besar provinsi di Indonesia mengalami kekeringan.

"Saat ini kita telah menyiagakan Tim Reaksi Cepat atau TRC guna mengantisipasi terjadinya karhutla. Selain itu kita juga menyiagakan mobil tangki serta selang air," tegasnya.

Guna mengantisipasi terjadinya karhuta di wilayah itu pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan pihak TNI/Polri serta damkar setempat, sehingga jika terjadi kasus karhutla bisa langsung dilakukan penanganan bersama-sama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
BI Tangkap Sinyal Ekspansi ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.