Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Minta Warga Waspadai Hujan Lebat Disertai Petir di Sumatera Utara

📅 Kamis, 15 Agu 2024, 00:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Minta Warga Waspadai Hujan Lebat Disertai Petir di Sumatera Utara Doc: ANTARA/Kodir
Ket. Ilustrasi - Seorang warga petani sedang berupaya kembali memperbaiki irigasi yang jebol akibat hujan deras untuk mengantisipasi terjadinya kekeringan air ke lahan persawahan mereka.

Medan - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat agar waspada potensi terjadinya hujan dengan intensitas lebat diiringi petir dan angin kencang di sebagian wilayah Sumatera Utara pada Kamis (15/8) siang, sore dan malam.

"Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah pegunungan, lereng barat dan pantai barat Sumatera Utara yang dapat menyebabkan terjadinya banjir, longsor serta bencana hidrometeorologis lainnya," kata Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan Defri Mandoza, Rabu.

Secara umum, kata dia, cuaca di Sumatera Utara pada Kamis (15/8) pagi berawan dan berpotensi hujan ringan.

Siang hingga sore hari berpotensi hujan ringan hingga lebat disertai petir di beberapa wilayah Sumatera Utara.

Hujan dengan intensitas sedang terjadi di wilayah Nias, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, Simalungun, Kota Gunung Sitoli, dan sekitarnya.

Sementara Langkat, Pakpak Bharat, Tapanuli Selatan, Dairi, Deli Serdang, Humbang Hasundutan, Karo, dan sekitarnya berpotensi hujan lebat disertai petir.

Serta pada malam hari berpotensi hujan ringan hingga lebat yang dapat disertai petir di sebagian besar wilayah Sumatera Utara.

Dini hari berpotensi hujan ringan di wilayah Nias, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, Pakpak Bharat, Tapanuli Tengah, Kota Gunung Sitoli, dan sekitarnya.

Sementara Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Belawan Dasmian Sulviani menyebutkan secara umum gelombang di Perairan Sumatera Bagian Utara masuk kategori sedang (1.25 - 2.5 meter) dan rendah (0.5 - 1.25 meter).

Perairan yang masuk dalam kategori sedang adalah Perairan utara Sabang, Perairan barat Aceh, Perairan Meulaboh - Sinabang, Samudera Hindia barat Aceh, Perairan Nias - Sibolga, dan Samudera Hindia barat Nias.

Sementara gelombang di Selat Malaka bagian utara, Perairan Sabang - Banda, Perairan Lhokseumawe, Selat Malaka bagian tengah masuk kategori rendah.

Pola angin di Perairan Sumatera Bagian Utara di pesisir sebelah timur, umumnya bertiup dari Timur Laut hingga Selatan.

Sedangkan di pesisir sebelah barat, umumnya angin bertiup dari Barat Laut hingga Timur. Angin bertiup dengan kecepatan 2-20 knot.

"Kondisi gelombang tersebut berpotensi terjadi Rabu malam hingga Kamis pagi," kata

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.