Mantan Kasau Chappy Hakim Pamerkan 50 Buku Karyanya Untuk Sambut HUT Ke-79 RI
Selasa, 13 Agu 2024, 00:22 WIBJakarta - Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Periode April 2002-Februari 2005 Marsekal TNI (Purn.) Chappy Hakim menggelar pameran tunggal 50 buku karyanya di Perpusnas, Jakarta, untuk menyambut HUT Ke-79 RI pada 17 Agustus 2024.
Chappy dalam siaran resminya di Jakarta, Senin, menyebut pameran tunggal itu rencananya dibuka pada 15 Agustus 2024 dan pameran bakal berlangsung sampai 21 Agustus 2024 di Pusat Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
"Pameran kali ini menjadi pameran pertama dari seorang penulis yang memamerkan 50 judul buku karya tulisnya sekaligus di Perpusnas. Tema pameran adalah 'Menjaga Ibu Pertiwi dan Bapak Angkasa -Retired but not Expired'," kata dia.
Tema itu merupakan kutipan atas judul buku yang pernah ditulis "prajurit penulis" kelahiran Yogyakarta pada 17 Desember 1947 itu. Chappymengangkat tema itu sebagai wujud kecintaan terhadap kedirgantaraan Indonesia.
"Konten atau isi buku-buku yang dipamerkan sekaligus juga ditujukan pada usaha turut mengembangkan cinta dirgantara masyarakat pada umumnya, secara khusus kepada generasi muda Indonesia," kata dia.
Walaupun demikian, dalam pameran yang sama, ada juga buku-buku hasil karya istri dan anak-anak Chappy. Tema-tema buku yang dipamerkan itu, meskipun mayoritas terkait kedirgantaraan, beberapa ada juga yang membahas isu-isu seputar humaniora.
Bagi Chappy, sebagaimana dikutip dari siaran resminya itu, pameran buku tunggal itu menjadi ajakan untuk terus berkarya. Chappy, yang purna bakti sebagai prajurit TNI pada Februari 2005, ingin menunjukkan jika pensiunan dan para purnawirawan dapat terus produktif menulis buku, maka generasi muda pun juga dapat berbuat hal yang sama.
"Terselip harapan besar di hari peringatan 79 tahun NKRI ini akan lebih banyak lagi putra bangsa yang cinta literasi. Dirgahayu Republik Indonesia!," ujar Chappy.
Di tengah-tengah kesibukannya menulis buku, Chappy saat ini juga aktif di lembagathink-tankyang dia bentuk, Pusat Studi Air Power Indonesia. Lembagathink tankitu fokus mengkaji isu-isu kedirgantaraan dan pertahanan.
Berita Terkait:
-
Jepang Peringatkan Risiko Virus Nipah bagi Warganya di India
-
Presiden Prabowo Luncurkan Logo HUT ke-80 RI, Berikut Wujud dan Makanya
-
Janji Farhan di 100 Hari Pemerintahannya di Kota Bandung, Nomor Satu soal Ini
-
Progres LRT Jakarta Fase 1B Sudah Capai 47,13 Persen
-
Jonathan Majors Siap Comeback di Film 'Magazine Dreams' Pasca Terjerat Kasus Hukum
-
Harga di Sepuluh Pasar Masih Stabil
-
Sambut Ramadan, IAD Wilayah Jateng Berikan Beasiswa dan Bantuan Sembako
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.