Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dokter di India Mogok Kerja Untuk Protes Atas Pembunuhan Pekerja Medis

📅 Selasa, 13 Agu 2024, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dokter di India Mogok Kerja Untuk Protes Atas Pembunuhan Pekerja Medis Doc: ANTARA/Ardika
Ket. Ilustrasi - Pelaku kejahatan ditangkap dengan tangan diborgol.

Moskow - Tenaga kesehatan di seluruh India memutuskan untuk melakukan aksi mogok tanpa batas waktu sebagai bentuk protes terhadap pemerkosaan dan pembunuhan seorang dokter magang di Rumah Sakit RG Kar di Kolkata, lapor lembaga penyiaranNDTV, Senin.

Pekan lalu, jasad seorang perempuan berusia 32 tahun, yakni dokter magang pascasarjana, ditemukan di aula seminar Rumah Sakit RG Kar.

Polisi kemudian menangkap Sanjoy Roy yang menjadi tersangka dalam kasus tersebut. Roy adalah relawan sipil yang kerap mengunjungi rumah sakit dan Sekolah Kedokteran RG Kar.

Para dokter di New Delhi, Mumbai, Kolkata dan sejumlah kota lainnya mengumumkan penangguhan seluruh layanan medis sampai investigasi kasus pembunuhan tersebut rampung, lapor media tersebut.

NDTV melaporkan pula bahwa para pengunjuk rasa juga menuntut agar tingkat keamanan terhadap semua staf medis diperketat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.