Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Patung Marilyn Monroe Akan Dipindahkan Menyusul Kontroversi Penduduk

6 Senin, 12 Agu 2024, 17:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Patung Marilyn Monroe Akan Dipindahkan Menyusul Kontroversi Penduduk Patung Marilyn Monroe Akan Dipindahkan Menyusul Kontroversi Penduduk Doc: AFP/FREDERIC J BROWN 

JAKARTA - Patung kontroversial legenda Hollywood Marilyn Monroe yang ditempatkan di Palm Springs akan dipindahkan setelah menimbulkan keributan di kalangan penduduk setempat dan pengunjung.

Patung setinggi 26 kaki atau 7,9 meter ini memperlihatkan kembali adegan terkenal dari film tahun 1955 The Seven Year Itch, di mana gaun Monroe mengembang saat ia berdiri di atas kisi-kisi kereta bawah tanah Kota New York.

Ditulis laman Business Insider, Sabtu (10/8), patung yang diberi nama Forever Marilyn ini akan dipindahkan ke tempat lain dalam batas Downtown Park.

"Dewan Kota sangat senang telah menemukan solusi yang memuaskan untuk masalah ini, yang telah memecah belah banyak orang di komunitas kami," kata Wali Kota Jeffrey Bernstein dalam sebuah pernyataan.

Patung tersebut telah menjadi topik kontroversial sejak dikembalikan ke Palm Springs pada tahun 2021, dengan beberapa penduduk setempat berpendapat bahwa patung itu tidak pantas dan seksis.

Patung tersebut saat ini berada di tepi taman, di sebelah Museum Seni Palm Springs.

Dibuat pada tahun 2011 oleh pematung Seward Johnson, patung ini telah dipamerkan di sejumlah lokasi di seluruh AS, serta di Australia.

Karya seni tersebut dibeli seharga 1 juta dollar AS atau sekitar Rp15,9 miliar oleh grup pariwisata PS Resorts yang berbasis di Palm Springs pada tahun 2020, menurut laporan Art Newspaper.

Pengembalian patung tersebut pada tahun 2021 disambut dengan protes, dengan hadirin yang membawa plakat bertuliskan "Ini bukan nostalgia, ini kebencian terhadap wanita" dan "Marilyn ada di mana saja kecuali di sini."

"Patung Marilyn Monroe setinggi 26 kaki ini dirancang agar pengunjung dapat berjalan di antara kedua kakinya, melihat ke dalam gaunnya, dan mengambil gambar selangkangan atau bokongnya untuk bersenang-senang," kata Emiliana Guereca, pendiri Women's March Foundation, dalam sebuah pernyataan pada saat itu, menurut CBS News.

"Itu seksis, eksploitatif, dan misoginis. Bahkan saat meninggal, Marilyn tidak merasa tenang," imbuh dia. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

05 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.