Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lewat Gemar Rempah Nusantara, Kemenparekraf Promosikan Kekayaan Alam Indonesia

📅 Senin, 12 Agu 2024, 17:48 WIB | Oleh:
Lewat Gemar Rempah Nusantara, Kemenparekraf Promosikan Kekayaan Alam Indonesia Doc: Istimewa.
Ket. Gala Dinner Gemar Rempah Nusantara di Jakarta. 

JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi berlangsungnya event "Gemar Rempah Nusantara 2024" sebagai salah satu upaya mempromosikan kekayaan alam khususnya rempah Indonesia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam Gala Dinner Gemar Rempah Nusantara di Jakarta, mengatakan event yang berlangsung pada 8-10 Agustus 2024 di Pondok Indah Mall, ini untuk memperkenalkan dan melestarikan kekayaan rempah nusantara serta produk industri kreatif berbasis rempah.

"Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Gerakan Masyarakat, Komunitas Rempah, dan Asosiasi Komunitas Rempah Nusantara (AKREN) untuk menghidupkan kekayaan rempah Indonesia di kancah global serta meningkatkan kesadaran tentang keragaman, kualitas, dan manfaat rempah sekaligus mendukung program Indonesia Spice Up The World," kata Sandiaga dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan Indonesia sepanjang Januari hingga November 2023 telah mengekspor rempah sebanyak 148.220 ton dengan nilai mencapai Rp8,78 triliun.

Sementara dalam konteks pariwisata dan ekonomi kreatif, rempah memiliki peranan sebagai bagian utama bumbu masakan dari berbagai hidangan cita rasa Indonesia. Asosiasi Makanan dan Perjalanan Dunia menyebutkan 53 persen wisatawan yang berlibur mencari kuliner unik lokal di destinasi wisata yang dikunjungi.

"Saya mengajak seluruh masyarakat agar menjaga dan mendukung rempah kita kembali ke masa kejayaan rempah Indonesia yang dikenal dunia sebagai 'The Mother of Spices' dan harapan kami acara ini meningkatkan keragaman dan kualitas rempah Indonesia dapat diakui di pasar domestik dan internasional," ujar Sandiaga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

35 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.