Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

“Selfie' di Spot Surgawi

📅 Sabtu, 10 Agu 2024, 06:25 WIB | Oleh:
“Selfie' di Spot Surgawi Doc: ANTARA/HO-D’LAS

Objek wisata Bernama Desa Lembah Asri Serang atau disingkat dengan D'LAS, yang berada di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, menawarkan banyak wahana menarik. Dirintis pada 2010 tempat ini sampai sekarang memiliki 22 wahana untuk memuaskan pengunjungnya.

Dari jumlah wahana tersebut ada beberapa tempat yang memilikispotsurgawi dengan pemandangan alam pegunungan yang memukau. Oleh karenanya jangan lupa untuk mengabadikan momen di tempat ini dengan latar belakang pemandangan yang ada.

Pertama adalahselfieberlatar pemandangan alam berupa puncak Gunung Slamet. Titik ini berupa hamparan rumput hijau dengan wahana menarik yang bisa dijadikanspotfoto yanginstagramable, dengan hawa yang sejuk menambah penasaran yang melihat.

Sebagai wadah pertama di D'LAS,flying foxtetap menjadi andalan sampai sekarang baik untuk dewasa dan anak-anak. Menaiki tali baja pengguna akan meluncur sejauh lebih kurang 60 meter. Wahana ini cukup aman karena selain harus menggunakan helm, tali bajanya ada dua sehingga ada cadangan untuk mengantisipasi jika satunya putus.

Sepertiflying fox, memetik buah stroberi langsung dari kebunnya adalah fasilitas yang ada sejak awal di D'Las dan memiliki sejarah dan arti yang mendalam sebagai sebuah usaha perintis. Sebagai penghasil buah ini tempat tersebut menyediakan paket memetik buah merah mungil langsung dari sebuahgreenhouse.

Untuk masuk ke wahana ini, hanya perlu membayar 15 ribu per orang. Nantinya, stroberi yang sudah dipetik akan dihargai 8 ribu per ons. Berbeda dari stroberi pada umumnya, buah-buah di sini dibudidayakan dengan cara hidroponik sehingga rasanya pun lebih segar dan manis.

Bagi anak-anak, Dino Land mungkin menjadi tempat yang menarik. Di sini menawarkan jenis hewan purba yang beragam seperti yang ada pada film-film, lengkap dengan suara masih-masing, yang kadang membuat takut anak-anak meski hanya berupa replika.

Dino Land juga menyediakan fasilitas sensor suara. Di sini setiap pengunjung lewat, akan mengeluarkan suara seperti dino aslinya dengan membayar 10 ribu saja per orang. Dengan tarif yang murah meriah, pengunjung dapat merasakan bertemu dengan T-Rex, Brontosaurus, Velociraptor, Triceratops, Pteranodon, dan lainnya.

Bagi keluarga yang membawa anak-anak, wahana Taman Kelinci menjadi yang wajib dikunjungi. Tempat ini menyediakan taman berwarna-warna bagi kelinci untuk hidup, bak seperti di negeri dongeng. Si kecil bisa berinteraksi dengan kelinci-kelinci yang lucu yang berbulu halus dan bersih.

D tempat ini tersedia juga kotak makanan dengan isi berupa sayuran untuk diberikan kepada hewan lucu ini. Tarif masuk ke Taman Kelinci cukup terjangkau yaitu hanya 500 rupiah saja, bisa bercengkrama dengan hewan imut sepuasnya.

Sebelum ke sini sediakan juga baju renang. Di dekat dengangreenhousestroberi bisa mencoba wahana kolam renang. Berbeda dengan air kolam di kota air di sini selalu bersih karena airnya mengalir terus dari sumber mata air Rejasa di hutan lereng Gunung Slamet yang berada di dekatnya.

Air kolam yang bisa digunakan oleh anak-anak ini sangat jernih dan tentu saja tidak berbau kaporit. Dengan panjang 20 meter dan lebar 15 meter dan kedalaman 50 sentimeter. Kolam ini sangat ramah bagi anak-anak kecil.

Untuk anak usia SMP ke atas tersedia kolam dengan panjang 30 dan lebar 15 meter dengan kedalaman dari 1 meter sampai 1,5 meter. Dengan tarif sebesar 10 ribu pengunjung bisa berenang sepuasnya seharian.

Wahana terbaru D'LAS adalah D'LAS Zoo. Berbagai jenis hewan tersedia di sini mulai dari burung, kuda poni, kura-kura, ayam pegar, meerkat, alpaka, burung unta, rakun, burung merak, pelican, rubah, burung unta, dan lainya. Beberapa hewan asing tersebut didatangkan langsung dari luar negeri. Untuk bisa melihat hewan-hewan unik ini, di tempat tersebut perlu merogoh kocek 20 ribu rupiah per orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

48 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

51 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.