Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR Lanjutkan Pencarian Nelayan Tenggelam di Pulau Putri Esok Hari

📅 Jumat, 09 Agu 2024, 00:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tim SAR Lanjutkan Pencarian Nelayan Tenggelam di Pulau Putri Esok Hari Doc: ANTARA/HO-Basarnas Kota Batam
Ket. Tim Basarnas Batam melakukan penyisiran pencarian nelayan tenggelam di Perairan Pulau Putri, Kota Batam, Kepulauan Riau, Kamis (8/8/2024).

Batam - Tim Pencarian dan Penyelamatan (SAR) Kota Batam, Kepulauan Riau akan melanjutkan pencarian nelayan Nongsa Asril (62), yang tenggelam di Perairan Pulau Putri, pada Jumat (9/8).

"Pencarian hari kedua ini dihentikan sementara, dilanjutkan lagi esok hari," kata Komandan Tim Basarnas Kota Batam Dedius di Batam, Kamis.

Dia mengatakan pencarian hari kedua dimulai dari pukul 07.00 WIB, Basarnas bergerak dari posko operasi SAR di Pelabuhan Rakyat Ocarina, Kota Batam.

Pencarian dilakukan menggunakan kapal Rigit Invlatable Boat (RIB) dari Basarnas dengan 8 personel SAR. Menyusuri perairan dari Ocarina hingga Pulau Putri dan Sengkuang.

"Kendala di lapangan selain karena cuaca yang berubah, dan titik jatuhnya korban tidak ada saksi," kata Dedius.

Laporan kapal nelayan Nongsa tenggelam diterima oleh Basarnas pada Rabu (7/8), dari pihak keluarga yang melaporkan Asril, Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan Nongsa belum kembali setelah pergi melaut pada Selasa (6/8).

Pencarian dilakukan Rabu (7/8), Tim SAR gabungan menemukan kapal korban tenggelam di Perairan Pulau Putri, namun korban tidak ditemukan. Kapal boat 3GT itu dibawa ke daratan dibantu oleh masyarakat.

Kondisi kapal terlihat rusak pada sisi atas kapal, diduga kapal bertabrakan dengan kapal yang berukuran lebih besar, namun tidak ada saksi mata yang melihat.

Pihak keluarga yang mendapati nelayan membawa kapal tak berawak tersebut ke Pelabuhan Ocarina tak kuasa menahan tangis.

Ravai (60), adik korban berharap kakaknya segera ditemukan dalam kondisi masih hidup.

"Kakak saya itu bisa berenang, saya ingat pernah tenggelam ditolongsama kakak saya," kata Ravai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.