Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disnav Tanjung Perak Segera Tetapkan Alur Pelayaran Dua Pelabuhan di Madura

📅 Jumat, 09 Agu 2024, 15:35 WIB | Oleh:
Disnav Tanjung Perak Segera Tetapkan Alur Pelayaran Dua Pelabuhan di Madura Doc: Istimewa.
Ket. Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Tanjung Perak, Agustono.

JAKARTA - Transportasi laut merupakan komponen yang sangat penting bagi kelancaran ekonomi masyarakat, baik di daerah maupun luar daerah Pulau Jawa. Hal tersebut menjadi latar belakang Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk mengadakan Focus Group Discussion (FGD) khususnya pada wilayah kerja Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Tanjung Perak. Kegiatan FGD Penetapan Alur Pelayaran Masuk Pelabuhan Masalembu dan Pelabuhan Karamian, Kabupaten Sumenep.

Direktur Kenavigasian, yang diwakili oleh Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Tanjung Perak, Agustono, dalam sambutannya saat membuka FGD menyampaikan bahwa Pelabuhan Masalembu dan Pelabuhan Karamian memiliki rute pelayaran yang menghubungkan penyeberangan penumpang dari Jawa - Madura hingga Pulau Kalimantan, sehingga dapat mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.

"Dengan adanya penetapan alur pada kedua pelabuhan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk memastikan alur pelayaran yang tepat, aman, dan efisien," ujar Agustono dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/8).

Alur pelayaran memiliki peran yang penting untuk keselamatan pelayaran demi mencegah terjadinya kecelakaan. Alur pelayaran dimaksudkan untuk menjamin keamanan dan keselamatan pelayaran melalui pemberian koridor bagi kapal-kapal yang berlayar melintasi perairan, yang diikuti dengan penandaan bahaya kenavigasian, serta penentuan area labuh kapal.

Pelabuhan Masalembu dan Pelabuhan Karamian secara geografis berada pada wilayah Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur. Secara hierarki, pelabuhan tersebut berdasarkan KP 432 Tahun 2017 memiliki status sebagai pelabuhan pengumpan regional.

"Dalam hal pengembangan ekonomi daerah, Pelabuhan Masalembu dan Pelabuhan Karamian merupakan pelabuhan utama yang menunjang transportasi laut angkutan barang, yang sangat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal," ungkapnya.

Berdasarkan hasil survei, Pelabuhan Masalembu memiliki kedalaman di depan dermaga berkisar antara 2,8 hingga 5,2 mlws. Sementara itu, Pelabuhan Karamian memiliki kedalaman bervariasi, yakni di depan dermaga antara 4,7 hingga 14,6 mlws, dan kedalaman di alur antara 16,8 hingga 27,5 mlws, dengan jenis material dasar laut berupa lumpur berpasir.

"Alur pelayaran harus ditetapkan dengan batas-batas yang sudah ditentukan secara jelas berdasarkan koordinat geografis yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan pelayaran," jelasnya.

Agustono juga mengingatkan agar alur pelayaran dicantumkan dalam peta laut dan buku petunjuk pelayaran serta diumumkan melalui maklumat pelayaran maupun berita pelaut Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Alur dan Telekomunikasi Pelayanan (Telkompel), Capt. Heru Maryanto, menyampaikan bahwa hingga tahun 2024 ini telah ditetapkan 8 alur pelayaran, di antaranya Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS), Alur Pelayaran Timur Surabaya (APTS), Alur Pelabuhan Kalianget, Alur Pelabuhan Probolinggo, Alur Pelabuhan Panarukan, Alur Pelabuhan Tanjung Wangi, Alur Pelabuhan Tanjung Pakis, dan Alur Pelabuhan Taddan.

Sementara itu, di Wilayah Kerja Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Tanjung Perak, masih terdapat 4 alur pelayaran masuk pelabuhan yang sedang dalam proses penetapan, di antaranya Alur Pelayaran Pelabuhan Bawean, Alur Pelabuhan Branta, Alur Pelabuhan Kalbut, dan Alur Pelabuhan Boom.

"Melalui Focus Group Discussion ini, diharapkan akan menghasilkan masukan maupun saran dari para pemangku kepentingan terkait, khususnya dalam mendukung keselamatan dan keamanan pelayaran serta kelancaran bagi kapal-kapal yang keluar masuk Pelabuhan Masalembo dan Pelabuhan Karamian yang berada di Kabupaten Sumenep," ujar Capt. Heru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.