Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wapres Tekankan Pemerintah Prioritaskan Peningkatan Produktivitas Rempah  

📅 Kamis, 08 Agu 2024, 14:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wapres Tekankan Pemerintah Prioritaskan Peningkatan Produktivitas Rempah   Doc: ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Wapres
Ket. Wapres Ma'ruf Amin memberi sambutan pada peresmian pembukaan Gemar Rempah Nusantara 2024 di Jakarta, Kamis (8/8/2024).

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengatakan bahwa Indonesia memiliki peluang besar sebagai pemasok rempah dunia yang berkontribusi memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional maupun kesejahteraan petani.

"Pada tahun 2023, Indonesia telah mengekspor sekitar 157 ribu ton rempah dengan nilai mencapai 613 juta dolar (AS). Angka ini menunjukkan besarnya potensi ekonomi rempah," kata Wapres dalam sambutannya saat menghadiri peresmian pembukaan Gemar Rempah Nusantara 2024 di Jakarta, Kamis (8/8).

Oleh karena itu, lanjut Wapres, peningkatan produktivitas dan ekspor rempah menjadi salah satu prioritas utama pemerintah.

"Seluruh pemangku kepentingan rempah saat ini terus berupaya untuk memajukan industri rempah nasional," tutur Wapres.

Selain itu, menurut Wapres, dukungan pemerintah juga difokuskan kepada peningkatan kualitas rempah, inovasi praktik bertani, pengembangan sumber daya manusia (SDM) hingga diplomasi terkait regulasi pasar global.

"Berbagai upaya ini diharapkan dapat mendorong pengembangan industri rempah, khususnya produksi dan ekspor sehingga pada akhirnya berdampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan petani rempah," ujar Wapres.

Dalam sambutannya, Wapres juga menyampaikan bahwa rempah selain bermanfaat sebagai bahan masakan, kecantikan hingga kesehatan, juga telah menjadi bagian bersejarah penjelajahan dan pembukaan jalur perdagangan internasional melalui wilayah kepulauan Nusantara.

Pada masanya, kata dia, posisi strategis dan kekayaan rempah negeri ini membawa Indonesia sebagai tujuan perdagangan. Namun, rempah saat ni juga dapat dijadikan tujuan destinasi pariwisata.

"Inilah yang menjadi tujuan Gerakan Gemar Rempah Nusantara yang akan diresmikan hari ini, yaitu membangkitkan kejayaan masa lalu melalui revitalisasi jalur rempah yang akan membuat rempah tidak hanya sebagai produk unggulan, tetapi juga sebagai bagian dari diplomasi budaya Indonesia," jelas Wapres.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.