Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peneliti Ungkap Misteri Manusia 'Hobbit' di RI Lewat Temuan Tulang

📅 Kamis, 08 Agu 2024, 00:01 WIB | Oleh:
Peneliti Ungkap Misteri Manusia 'Hobbit' di RI Lewat Temuan Tulang Doc: istimewa
Ket. Sebuah fragmen (kiri) tulang lengan yang ditemukan di Pulau Flores, Indonesia, ditunjukkan pada skala yang sama dengan tulang lengan atas dari fosil Homo floresiensis yang berasal dari 60.000 tahun lalu, dari situs gua Liang Bua di Flores.

PARIS - Para ilmuwan pada hari Rabu (6/8), mengatakan, penemuan sebuah tulang lengan kecil baru-baru ini menunjukkan manusia purba yang dijuluki "hobbit" hanya menyusut ke ukuran mungilnya setelah mereka tiba di sebuah pulau Indonesia satu juta tahun lalu.

Dikutip dari The Straits Times, banyak hal tentang Homo floresiensis berukuran kecil yang diselimuti misteri sejak fosil pertama yang menunjukkan keberadaan mereka ditemukan di Pulau Flores pada tahun 2003.

Hominin atau manusia purba ini diyakini telah hidup di pulau itu sekitar 50.000 tahun yang lalu, ketika spesies kita, homo sapiens, sudah ada di Bumi, termasuk di dekat Australia.

Dari gigi berusia sekitar 60.000 tahun dan tulang rahang yang ditemukan di sebuah gua pulau, para ilmuwan sebelumnya memperkirakan tinggi hobbit sekitar 1,06 meter.

Namun, menurut sebuah penelitian di jurnal Nature Communications, penemuan bagian tulang lengan atas serta beberapa gigi di sebuah situs pulau terbuka di pulau itu menunjukkan beberapa hobbit tingginya hanya 1 meter sekitar 700.000 tahun yang lalu.

Tulang itu begitu kecil sehingga pada awalnya tim peneliti internasional mengira itu pasti milik seorang anak.

Rekan penulis studi, Adam Brumm, seorang arkeolog di Universitas Griffith Australia, mengatakan itu adalah fosil humerus hominin dewasa terkecil yang pernah ditemukan.

Ubah Perdebatan

Penemuan ini dapat mengubah perdebatan sengit di kalangan ilmuwan tentang bagaimana Homo floresiensis menjadi begitu kecil.

Satu pihak berpendapat para hobbit, yang dijuluki berdasarkan tokoh pahlawan kecil dalam novel fantasi JRR Tolkien, merupakan keturunan hominin purba berukuran kecil yang tiba di Flores sekitar satu juta tahun lalu.

Sementara yang lain meyakini nenek moyang kita, Homo erectus, yang ukurannya kira-kira sama dengan kita dan telah menyebar ke seluruh Asia, terperangkap di pulau tersebut, lalu berevolusi menjadi Homo floresiensis yang lebih kecil selama 300.000 tahun berikutnya.

Para peneliti di balik penemuan terbaru ini yakin penemuan ini sangat mendukung teori terakhir. "Manusia purba ini mengecilkan ukuran tubuhnya secara drastis berdasarkan fenomena evolusi yang dikenal sebagai dwarfisme pulau," kata Brumm.

Dalam proses ini, hewan yang lebih besar cenderung menyusut seiring waktu untuk beradaptasi dengan lingkungannya yang terbatas.

Pulau tropis itu juga menjadi rumah bagi mamalia lain yang berukuran lebih kecil dari biasanya, termasuk kerabat gajah yang seukuran sapi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

33 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

36 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

58 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.