Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Konser Taylor Swift di Wina Dibatalkan setelah Dugaan Rencana Serangan Teror Terungkap

📅 Kamis, 08 Agu 2024, 05:36 WIB | Oleh:
Konser Taylor Swift di Wina Dibatalkan setelah Dugaan Rencana Serangan Teror Terungkap Doc: Istimewa
Ket. Taylor Swift dalam sebuah konser.

WINA - Konser Taylor Swift di Wina, Austria, pada hari Rabu (7/8), telah dibatalkan setelah dugaan rencana teror yang menargetkan salah satu pertunjukannya terbongkar.

Menurut surat kabar Austria, Kronen Zeitung, dan pejabat Austria, dua orang ditangkap di Austria atas dugaan rencana menyerang konser Swift.

Dari Los Angeles Times, penyelenggara pertunjukkan, Barracuda Music, mengumumkan di situs webnya bahwa pertunjukan dibatalkan sebagai tindakan pencegahan.

"Salah satu dari mereka yang ditangkap adalah seorang warga Austria berusia 19 tahun yang tinggal bersama keluarganya di Ternitz. Ia ditangkap atas dugaan kuat terorisme," tulis Kronen Zeitunga.

Lewat X, dewan pariwisata Wina mengumumkan bahwa tiga konser Swift di stadion Ernst-Happel pada hari Kamis, Jumat, dan Sabtu telah terjual habis.

Ternitz berjarak sekitar 43 mil di selatan Wina.

Direktur keamanan publik di Kementerian Dalam Negeri Austria, Franz Ruf, mengatakan bahwa pihak berwenang mengetahui adanya "tindakan persiapan" untuk kemungkinan serangan "dan juga bahwa ada fokus pada konser Taylor Swift di Wina," yang dilakukan oleh pemuda berusia 19 tahun tersebut, Austria Press Agency melaporkan.

Ruf mengatakan bahwa pemuda berusia 19 tahun itu adalah warga negara Austria yang telah bersumpah setia kepada kelompok ISIS dan diyakini telah menjadi radikal di internet. Ruf mengatakan bahwa zat kimia telah diamankan dan sedang dievaluasi. Ia tidak memberikan keterangan lebih rinci.

Penangkapan lainnya terjadi di Wina, menurut laporan surat kabar.

Langkah-langkah keamanan untuk konser akan ditingkatkan. Ruf mengatakan bahwa akan ada fokus khusus, antara lain pada pemeriksaan pintu masuk, dan para penonton konser harus merencanakan sedikit lebih banyak waktu untuk masuk.

Kepala polisi Wina Gerhard Pürstl mengatakan bahwa, meskipun bahaya konkret telah diminimalkan, membenarkan langkah peningkatan keamanan karena potensi risiko.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.