Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hadiah Juara Olimpiade dari Berlian hingga Mobil

📅 Kamis, 08 Agu 2024, 07:03 WIB | Oleh:
Hadiah Juara Olimpiade dari Berlian hingga Mobil Doc: homas SAMSON / AFP
Ket. bonus atlet peroleh medali I Me­dali Olimpia­de Paris 2024 yang dirancang oleh rumah perhiasan mewah Fench, Chaumet, beberapa waktu lalu. Banyak negara menawarkan bonus kepada atlet mereka yang pulang dengan medali emas, perak, atau pe­runggu.

PARIS - Komite Olimpiade Internasional tidak memberikan uang hadiah kepada peraih medali di Paris 2024. Meski demikian banyak negara menawarkan bonus kepada atlet mereka yang pulang dengan medali emas, perak, atau perunggu.

Banyak dari bonus tersebut bersifat finansial, tetapi ada juga yang berbentuk lain, mulai dari pengecualian wajib militer hingga mobil. Ada juga sapi, apartemen, bahkan pengiriman makanan gratis. Beberapa bonus yang ditawarkan untuk medali emas, perak, dan perunggu di seluruh dunia:

Korea Selatan

Medali Olimpiade, apa pun itu, memberikan pengecualian dari 18 bulan wajib militer, yang harus dijalani oleh semua pria yang mampu hingga usia 28 tahun. Medali emas di Asian Games memberikan keuntungan yang sama. Itu dicapai oleh bintang sepak bola Son Heung-min di Jakarta pada 2018 untuk menghindari masa dinas militernya.

Enam pemanah negara itu di Olimpiade Tokyo yang meraih empat dari lima medali emas, semuanya diberikan mobil oleh Hyundai.

Polandia

Pemenang medali emas dalam kategori individu menerima hadiah uang tunai 1,1 miliar rupiah, apartemen dua kamar, berlian, lukisan, dan voucher liburan. Pemenang medali perak dan perunggu juga mendapatkan hadiah uang tunai dan lainnya

Indonesia

Apriyani Rahayu dan Greysia Polii, yang memenangkan medali emas ganda putri bulu tangkis di Tokyo tiga tahun lalu, menerima rumah baru dari pengembang properti hingga restoran bakso dari influencer media sosial.

Apriyani juga dijanjikan lima ekor sapi, sebidang tanah, dan sebuah rumah oleh kepala daerah di kampung halamannya di Sulawesi Tenggara.

Yordania

Ketika atlet Ahmad Abu Ghaush memenangkan medali emas pertama negara tersebut di kelas 68 kg pria cabor Taekwondo di Rio, komite Olimpiade nasional memberinya bonus 140 ribu dollar AS dan pelatihnya sekitar setengahnya. Abu Ghaush juga menerima banyak hadiah dari perusahaan lokal termasuk sebuah mobil dan jam tangan mewah, sementara Raja Abdullah II memberinya Ordo Kehormatan Kelas Satu.

Filipina

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Capaian realisasi investasi nasional

24 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

24 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.