- Home
-
- Luar Negeri
-
- Cegah Jatuh Korban, Korea ...
Cegah Jatuh Korban, Korea Selatan Desak Warganya Tinggalkan Lebanon dan Israel
Selasa, 06 Agu 2024, 00:03 WIBSeoul - Kementerian Luar Negeri Korea Selatan mendesak warga Korea Selatan yang tinggal di Lebanon dan Israel untuk meninggalkan negara tersebut sesegera mungkin di tengah meningkatnya masalah keamanan di Timur Tengah.
Kantor Berita Korea Selatan Yonhap, sebagaimana dikutip Senin, melaporkan bahwa Wakil Menteri Luar Negeri Kedua Kang In-sun mengadakan pertemuan guna meninjau situasi keamanan di Timur Tengah dan mengkaji langkah-langkah perlindungan yang aman bagi warga Korea Selatan di kawasan tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, Kang mendesak warga Korea Selatan yang tinggal di Lebanon dan Israel untuk segera meninggalkan negara tersebut menggunakan penerbangan yang tersedia.
Ia menginstruksikan kementerian dan misi luar negeri untuk melakukan yang terbaik guna menjamin keselamatan warga Korea jika terjadi keadaan darurat.
Saat ini, ada sekitar 530 warga Korea Selatan di Israel, 130 di Lebanon, dan 110 di Iran. Imbauan perjalanan telah dikeluarkan dengan Level 3 atau imbauan keberangkatan, untuk semua wilayah Israel dan Lebanon.
Sedangkan untuk Jalur Gaza telah dikeluarkan larangan perjalanan atau Level 4. Lalu, sebagian besar wilayah Iran berada di bawah imbauan Level 2 atau peringatan perjalanan, kecuali untuk beberapa wilayah perbatasan.
Ketegangan di kawasan tersebut meningkat setelah pembunuhan Ismail Haniyeh, pemimpin politik utama kelompok militan Palestina Hamas, di Teheran pada minggu lalu.
Baik Iran maupun Hamas telah mengidentifikasi Israel sebagai pelaku dan telah bersumpah untuk membalas.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Sleman Selalu Stabil, Tak Ada Masalah, Jangan Khawatir
-
Formula 1 Pangkas Jarak Balapan Mulai 2027
-
Polda Metro Jaya Tetapkan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sebagai Tersangka Laka Maut dengan KRL di Bekasi, Ini Alasannya!
-
Prediksi Cuaca Jakarta Senin: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan, Ini Detailnya
-
Dorong Efisiensi dan Keberlanjutan Ruang Udara Indonesia, AirNav Indonesia dan Airbus Teken MoU
-
Pariwisata Sepi, Laju Ekonomi Kamboja Terancam Melambat
-
Kontrak 3.325 PPPK Paruh Waktu Bantul Diperpanjang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.