Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengunjuk Rasa Tuntut PM Hasina Mundur

📅 Senin, 05 Agu 2024, 02:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pengunjuk Rasa Tuntut PM Hasina Mundur Doc: AFP/Munir UZ ZAMAN
Ket. Protes Berlanjut l ­Sejumlah demonstran mengibarkan bendera nasional dalam aksi protes menentang pemerintah di Dhaka, Bangladesh, pada Minggu (4/8). Dalam aksi protes kali ini, para pengunjuk rasa menuntut agar Perdana Menteri Sheikh Hasina mengundurkan diri.

DHAKA - Ribuan pengunjuk rasa Bangladesh yang menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Sheikh Hasina pada Minggu (4/8) bentrok dengan pendukung propemerintah dan sedikitnya 24 orang tewas dalam konfrontasi yang menggunakan tongkat, pisau, dan senjata itu.

Dalam aksi protesnya pada Minggu, para pengunjuk rasa terlihat menari di atap mobil lapis baja dan tidak seperti aksi demonstrasi bulan lalu yang berulang kali berakhir dengan tindakan keras yang mematikan, tentara dan polisi dalam beberapa kasus tidak melakukan intervensi.

Seorang mantan panglima militer yang dihormati juga menuntut pemerintah menarik pasukan dan mengizinkan protes yang merupakan teguran simbolis terhadap PM Hasina.

Para pengunjuk rasa di Dhaka, dikelilingi oleh massa yang padat dan bersorak-sorai, mengibarkan bendera Bangladesh di atas mobil lapis baja, sementara tentara menyaksikannya, menurut video di media sosial yang diverifikasi oleh media.

Unjuk rasa menentang kuota pekerjaan pegawai negeri sipil ini memicu kekacauan selama berhari-hari di bulan Juli yang menewaskan lebih dari 200 orang dalam kerusuhan terburuk dalam 15 tahun masa jabatan PM Hasina.

Pasukan sempat memulihkan ketertiban namun massa kembali turun ke jalan dalam jumlah besar pada bulan ini dalam gerakan nonkooperatif yang bertujuan melumpuhkan pemerintah.

Kerumunan besar pengunjuk rasa, banyak yang memegang tongkat, memadati Shahbagh Square di pusat Dhaka pada Minggu, dengan pertikaian di jalanan terpantau terjadi di beberapa lokasi serta di kota-kota penting lainnya, kata polisi.

Polisi telah memerintahkan jam malam nasional mulai pukul 18.00, sementara akses internet seluler dibatasi secara luas dalam upaya untuk menggagalkan pengorganisasian aksi unjuk rasa.

Dukungan Militer

Terjadinya kekerasan pada Minggu membuat total orang terbunuh menjadi sedikitnya 230 orang.

"Terjadi bentrokan antara mahasiswa dan anggota partai yang berkuasa," kata inspektur polisi Al Helal kepada media, dan mengatakan dua pemuda tewas di Distrik Munshiganj, Dhaka. "Salah satu korban tewas mengalami luka di bagian kepala dan satu lagi mengalami luka tembak," imbuh dia.

Dua orang juga dilaporkan tewas di kota utara Kishioreganj, tempat para pengunjuk rasa membakar kantor partai yang berkuasa, kata polisi. Polisi dan dokter juga melaporkan kematian di tempat lain di Dhaka, di distrik utara Bogra, Pabna, Rangpur dan Sylhet, serta di Magura di barat, Comilla di timur, dan Barisal dan Feni di selatan.

Asif Mahmud, salah satu pemimpin protes utama dalam kampanye pembangkangan sipil nasional, sebelumnya meminta para pendukungnya untuk bersiap setelah demonstrasi bulan lalu dibubarkan oleh polisi.

Beberapa mantan perwira militer telah bergabung dengan gerakan mahasiswa dan mantan panglima militer Jenderal Ikbal Karim Bhuiyan mengubah foto profilFacebook-nya menjadi merah untuk menunjukkan dukungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.