Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IKN Jadi Contoh Tata Kelola Kota di Dunia

📅 Senin, 05 Agu 2024, 00:01 WIB | Oleh:
IKN Jadi Contoh Tata Kelola Kota di Dunia Doc: ISTIMEWA
Ket. ALIMUDIN Deputi Sosial Budaya Pemberdayaan Masyarakat OIKN - Kami membangun kota yang berkelas sehingga IKN ini akan menjadi contoh bukan saja dalam tata kelola pemerintahan di Indonesia, tapi juga tata kelola kota untuk dunia

JAKARTA - Konsep pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) forest city atau kota hutan disiapkan untuk menjadi contoh tata kelola pemerintah bukan hanya bagi kota-kota di Indonesia, tetapi skala dunia. Pemerintah membangun IKN sebagai kota yang berkelas dan ini tidak ada contoh sebelumnya.

"Kami membangun kota yang berkelas sehingga IKN ini akan menjadi contoh bukan saja dalam tata kelola pemerintahan di Indonesia, tapi juga tata kelola kota untuk dunia," kata Deputi Sosial Budaya Pemberdayaan Masyarakat Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Alimudin, dalam ASN Festival 2024, di Jakarta, Sabtu (3/8).

Seperti dikutip dari Antara, Alimudin menjelaskan pembangunan IKN ditargetkan menjadi contoh dan teladan dalam tata kelola pemerintahan di Indonesia dan internasional. IKN akan dirancang dengan konsep forest city, yang mengintegrasikan lingkungan alami dengan pembangunan perkotaan modern.

Konsep itu untuk menciptakan kota yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, menekankan pentingnya ruang hijau dan ekosistem alami di tengah perkembangan kota.

Alimudin mencontohkan konsep forest city, di mana dari 250.000 hektare luas IKN, hanya sekitar 6.600 hektare atau 25 persen luas lahan tersebut digunakan untuk pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), sedangkan sisa lahannya dilakukan penghijauan.

Pembangunan KIPP dilakukan di Hutan Tanaman Industri (HTI) bekas perusahaan yang memiliki tanaman ekaliptus. Pihaknya juga mengeklaim tidak melakukan perambahan hutan.

"Di situ kami membangun, bukan merambah hutan umum, ini berkali-kali kita sampaikan, sehingga potensi pengerusakan hutan saya pikir tidak ada. Karena memang di setiap enam tahun (ekaliptus) dipanen dijadikan kertas. Di situlah kita membangun di pusat pemerintahan," ujarnya.

Nol Emisi Karbon

Alimudin menuturkan dengan konsep forest city, OIKN berharap IKN dapat menciptakan nol emisi karbon pada tahun 2045.

Ia menyebut, saat ini 75 persen dari luas lahan IKN kembali dihijaukan dengan tanaman endemik Kalimantan. Dengan penanaman tersebut, diharapkan bekantan dapat kembali muncul, dan flora serta fauna setempat akan pulih secara alami.

Koridor jalan satwa pun telah dibuat untuk mendukung keberadaan fauna di IKN. Melalui pembuatan koridor itu, fauna dapat bergerak bebas dan aman di area perkotaan yang berkonsep forest city, yang memperhatikan keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam.

Melalui konsep ini, IKN akan menjadi contoh inovatif dalam pengelolaan kota dan pemerintahan. Pendekatan ini bertujuan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin dalam pembangunan berkelanjutan dan tata kelola perkotaan yang modern dan efisien.

"Kenapa? Di dunia belum ada forest city. Belum ada, yang ada smart city banyak itu, tapi mengombinasikan itu dengan forest city itu belum ada. Kayaknya nggak akan ada samanya dengan kota-kota di negara lainnya," jelasnya.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, pembangunan IKN bukan hanya menciptakan pusat perkantoran, melainkan sebuah ekosistem yang menyeluruh. Ekosistem itu mencakup masyarakat yang sudah ada dan pendatang baru, serta berbagai fasilitas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.