Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tekan Stunting, Babel Galakkan Gerakan Gemar Makan Sayur

📅 Minggu, 04 Agu 2024, 11:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tekan Stunting, Babel Galakkan Gerakan Gemar Makan Sayur Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Babel
Ket. Penjabat Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Babel Safriati Safrizal saat panen sayur bersama murid-murid TK di Kebun PKK Cikar Pangkalpinang.

PANGKALPINANG - TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggalakkan gemar makan sayur bagi anak-anak, guna meningkatkan tumbuh kembang anak untuk mencegah dan menekan angka stunting di Negeri Serumpun Sebalai itu.

"Ini sebagai salah satu upaya kita untuk menekan angka stunting," kata Penjabat Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Babel Safriati Safrizal saat panen sayur bersama anak taman kanak-kanak di Kebun PKK Cikar Pangkalpinang, Minggu (4/8).

Ia mengatakan dalam menggalakkan konsumsi makanan yang berkualitas salah satunya sayur-sayuran bagi anak-anak, kata Penjabat Ketua TP PKK Kepulauan Babel menginisiasi agar anak-anak ikut panen bayam dan kangkung di Kebun PKK Cikar di Rumah Dinas Gubernur Kepulauan Bangka Belitung.

"Hari ini kita ajak anak-anak TK Pembina 2 Pangkalpinang untuk panen bersama. Melalui kegiatan ini anak-anak kita kenalkan tentang budi daya tanaman di pekarangan rumah. Mereka belajar juga untuk mengenal jenis-jenis sayur yang mereka konsumsi sehari-hari," ujarnya.

Menurut dia, selain mengenalkan berbagai tanaman sayur mayur, TP PKK Kepulauan Babel juga mengedukasi anak tentang manfaat mengonsumsi sayur, karena dengan mengonsumsi makanan yang penuh gizi, anak-anak ini bisa terus tumbuh sehat dan aktif.

"Alhamdulillah, anak anak terlihat sangat antusias dan masing masing mereka berupaya memanen sebanyak mungkin untuk dibawa pulang agar bisa dikonsumsi bersama keluarganya," katanya.

Kepala Sekolah TK Pembina 2 Pangkalpinang Puji Lasmini berharap kegiatan itu rutin dilakukan karena anak-anak bisa belajar dan mengenal jenis sayur dan tanaman toga secara langsung.

"Melalui kegiatan ini, kami juga berharap dengan pengenalan dan edukasi dari Pengurus PKK, anak-anak semakin gemar makan sayur dan makan makanan sehat lainnya," katanya.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

37 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.