Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aksi Demo Sayap Kanan di Inggris Rusuh, Lebih dari 90 Orang Ditangkap

📅 Minggu, 04 Agu 2024, 14:05 WIB | Oleh:
Aksi Demo Sayap Kanan di Inggris Rusuh, Lebih dari 90 Orang Ditangkap Doc: BBC
Ket. Petugas polisi di Manchester berupaya menjaga agar kelompok demonstran tetap terpisah.

LONDON - Aksi demonstrasi sayap kanan berubah menjadi kerusuhan di beberapa kota di seluruh Inggris pada hari Sabtu (3/8). Lebih dari 90 orang ditangkap.

Dilaporkan BBC, terjadi kerusuhan di Hull, Liverpool, Bristol, Manchester, Stoke-on-Trent, Blackpool, dan Belfast. Toko-toko dijarah, dan polisi diserang di beberapa tempat. Demonstrasi kecil lainnya di tempat lain tidak berujung kekerasan.

Perdana Menteri Inggris berjanji pemerintah memberikan dukungan penuh kepada polisi untuk mengambil tindakan terhadap "ekstremis" yang berusaha "menebar kebencian".

Ketegangan meningkat setelah pembunuhan tiga gadis muda di pesta dansa bertema Taylor Swift di Southport, Merseyside, pada hari Senin lalu.

Di Liverpool, batu bata, botol dan suar dilemparkan ke polisi. Seorang petugas polisi terkena lemparan kursi di kepala, petugas polisi lainnya ditendang dan terjatuh dari sepeda motornya.

Ratusan demonstran anti-fasis berkumpul di dekat stasiun Lime Street Liverpool pada jam makan siang, menyerukan persatuan dan toleransi, meneriakkan "pengungsi diterima di sini" dan "Sampah Nazi, enyahlah dari jalanan kami".

Mereka berbaris ke tepi sungai kota untuk menghadapi sekitar seribu pengunjuk rasa anti-imigrasi, beberapa di antaranya meneriakkan hinaan Islamofobia.

Polisi dengan perlengkapan anti-huru hara beserta anjing berjuang menjaga jarak dari kedua belah pihak dan bala bantuan dipanggil untuk mencoba menjaga ketertiban.

Kerusuhan berlanjut hingga Minggu dini hari, kembang api diluncurkan ke arah petugas polisi yang mengenakan perlengkapan anti-huru hara.

Sebuah perpustakaan dibakar di wilayah Walton kota itu dan para perusuh berusaha mencegah petugas pemadam kebakaran memadamkannya, kata Polisi Merseyside.

Toko-toko dibobol dan sejumlah tempat sampah beroda dibakar, tambahnya.

Kepolisian mengkonfirmasi sejumlah petugas terluka dalam apa yang mereka gambarkan sebagai "kekacauan serius". Dua orang telah dibawa ke rumah sakit - satu orang diduga mengalami patah hidung dan satu orang diduga mengalami patah rahang.

Dikatakan 23 orang telah ditangkap.

Asisten Kepala Polisi Jenny Simms mengatakan, "Kekacauan, kekerasan dan kehancuran tidak memiliki tempat di Merseyside, apalagi setelah peristiwa tragis yang terjadi di Southport pada hari Senin".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.