Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Banjarmasin Lakukan 'Jemput Bola' Capai Target Imunisasi Polio 2024

📅 Jumat, 02 Agu 2024, 00:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Banjarmasin Lakukan 'Jemput Bola' Capai Target Imunisasi Polio 2024 Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkot Banjarmasin
Ket. Ketua PKK Kota Banjarmasin Hj Siti Wasilah saat ikut melakukan "jemput bola" ke rumah-rumah untuk memberikan imunisasi polio kepada anak-anak usia 0-7 tahun di Banjarmasin, Kamis (1/8/2024).

Banjarmasin - Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan,Tabiun Huda, menyebut pihaknya melakukan aksi "jemput bola" atau datang ke rumah-rumah warga untuk mencapai target imunisasi polio tahun ini.

Menurut dia di Banjarmasin, Kamis, masih ada ribuan anak yang belum mendapatkan imunisasi polio pada Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio 2024 dengan sasaran sebanyak 89.471 anak usia 0-7 tahun.

Disampaikan dia, pada pelaksanaan imunisasi dosis pertama 23-29 Juli 2024 baru sekitar 80 persen anak yang berhasil diberikan imunisasi polio.

Sisa yang belum, ungkap Tabiun, dilakukan sweeping dengan menurunkan petugas kesehatan ke rumah-rumah sesuai data anak yang dimiliki pihaknya.

"Sweeping ini pada 30 Juli hingga 3 Agustus 2024. Kita optimistis bisa mencapai 95 persen sesuai target nasional," paparnya.

Dia pun menyampaikan, pelaksanaan imunisasi polio bagianak-anak untuk mencegah penyakit lumpuh layu tersebut berjalan lancar, tidak banyak kendala di lapangan.

"Gerakan yang besar itu dilakukan di sekolah-sekolah, dari tingkat PAUD, TK dan SD, selain di puskesmas-puskesmas," ujarnya.

Tabiun menyampaikan, masih adanya anak yang belum mendapatkan imunisasi polio ini karena berbagai hal, termasuk karena orang tuanya sibuk hingga tidak bisa membawa anaknya ke puskesmas.

"Karenanya kita datangi ke rumah-rumah saja, sehingga bisa dilayani," ujarnya.

Imunisasi polio dosis kedua dilaksanakan 6-12 Agustus 2024. Adapun sweeping sasaran bagi yang belum mendapatkan dosis kedua pada 13-17 Agustus 2024.

"Kita harap dukung masyarakat tinggi untuk program kesehatan ini. Meskipun belum ada kasusnya di Kota Banjarmasin, tentunya lebih baik mencegah daripada mengobati," demikian kata Tabiun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemkot Bogor Gaspol Tekan S...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.