Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DKI Dapat Pendanaan untuk Tingkatkan Kualitas Udara

📅 Jumat, 02 Agu 2024, 08:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
DKI Dapat Pendanaan untuk Tingkatkan Kualitas Udara Doc: ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Ket. Seorang wanita melintas dengan latar belakang Monas yang tertutup polusi di Jakarta, Jumat (21/6/2024).

JAKARTA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mendapatkan sokongan dana dari Clean Air Fund melalui program "Breathe Jakarta" untuk meningkatkan kualitas udara.

"Ini adalah langkah penting untuk mencapai udara yang lebih bersih dan sehat di Jakarta," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto di Jakarta, Rabu (31/7).

Asep mengatakanpertemuan dan kunjungan Executive Director of Strategic Partnerships Clean Air Fund Sean Maguire dalam rangka penjajakan kerja sama perbaikan kualitas udara.

Menurut diapertemuan tersebut difokuskan pada program "Breathe Jakarta" yang didanai oleh Clean Air Fund dan eksplorasi kolaborasi dengan pembuat kebijakan untuk meningkatkan kualitas udara di Jakarta.

"Kami sangat antusias bekerja sama dengan Clean Air Fund. Dengan dukungan mereka, kami berharap bisa meningkatkan efektivitas program pemantauan emisi dan kampanye kesadaran publik," tuturnya.

Asep mengatakan implementasi program "Breathe Jakarta" ini diharapkan dapat menghasilkan bentuk program sinergi yang tidak hanya membantu pemerintah dalam memonitoremisi tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kualitas udara.

Menurut Asepdengan dukungan teknologi dan informasi yang tepat, masyarakat bisa lebih terlibat dalam menjaga kualitas udara. Dengan kolaborasi ini, kedua pihak berharap dapat menciptakan Jakarta sebagai kota yang sehat dan berkelanjutan.

"Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dengan mitra internasional demi mencapai udara Jakarta yang lebih bersih," ujarnya.

Sementara itu, Executive Director of Strategic Partnerships Clean Air Fund Sean Maguiremengatakan dukungan yang diberikan dalam bentuk pendanaan, keahlian teknis, dan jejaring global untuk mendukung implementasi program udara bersih.

Selain membahas program "Breathe Jakarta", pertemuan tersebut juga mengeksplorasi berbagai inisiatif lainnya, seperti pendekatan kepada masyarakat dalam pemantauan kualitas udara.

Clean Air Fund, yang bermarkas di London, Inggris, berencana membuka kantor perwakilan di Indonesia untuk memperkuat kerja sama.

"Selain program teknis, inisiatif edukasi juga menjadi fokus dalam kerja sama ini. Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat tentang dampak polusi udara terhadap kesehatan dan lingkungan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

25 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Daerah
Anggaran PUPR Karawang Masi...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.