Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Ketahanan Pangan, Wali Kota Banjarbaru Tekankan Lahan Pertanian di Cempaka Tak Berkurang

📅 Kamis, 01 Agu 2024, 00:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Ketahanan Pangan, Wali Kota Banjarbaru Tekankan Lahan Pertanian di Cempaka Tak Berkurang Doc: ANTARA/HO-Medcen Kominfo Banjarbaru
Ket. Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin panen padi di Handil Kia’i Kelurahan Bangkal, Kecamatan Cempaka, Rabu (31/7/2024).

Banjarbaru - Wali Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan HM Aditya Mufti Ariffin menekankan agar lahan pertanian seluas 872 hektare di Handil Kia'i Kelurahan Bangkal, Kecamatan Cempaka tidak berkurang.

Aditya menyampaikan tidak ada alih fungsi lahan dari pertanian menjadi perumahan saat panen padi bersama para petani di Handil Kia'i pada Rabu.

"Dengan bertambahnya penduduk Kota Banjarbaru 20.000 jiwa lebih, sehingga memungkinkan ada yang buka rumah, dan lain-lain, sehingga lahan pertanian berkurang," kata Aditya di Banjarbaru, Rabu.

Aditya mengamanatkan agar warga mempertahankan pertanian tetap asri dan terjaga di Kelurahan Bangkal.

Lebih lanjut, Aditya menjelaskan Pemkot Banjarbaru menetapkan lahan pertanian berkelanjutan seluas 1.500 hektare.

"Jadi ini dalam rangka melindungi para petani agar selalu tersedia lahan pertanian, dan termasuk juga memastikan bahwa kebutuhan masyarakat Banjarbaru, terutama bahan makanan ini masih bisa disuplai dari daerah sendiri," ucap Aditya.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Aditya menyerahkan bantuan berupa mesin panen padi untuk dimanfaatkan dan dirawat kelompok petani.

"Kami menyerahkan beberapa bantuan dan berharap bantuan bantuan ini terus dijaga, terus dirawat, agar penggunaannya bisa panjang, umurnya bisa panjang, sehingga banyak manfaat dari barang yang diserahkan," imbuhnya.

Setelah melaksanakan panen, Wali Kota Aditya berdialog dengan para petani untuk menerima keluhan dan masukan.

"Insya Allah ini akan kami penuhi (masukan) satu-persatu atau secara bertahap, jalan akan kita keraskan, tetapi yang paling penting lahanjangan beralih, kalau jalannya bagus datang pengembang menawarkan perumahan, jangan sampai ya," tutur Aditya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.