Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren, Kampung di Mimika Kelola Dana Rp500 Juta untuk Kembangkan UMKM

📅 Kamis, 01 Agu 2024, 00:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren, Kampung di Mimika Kelola Dana  Rp500 Juta untuk Kembangkan UMKM Doc: Antara/Dokumentasi pribadi
Ket. Divisi ekonomi YPMAK memantau pelaku UMKM di Kampung Koperapoka Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Timika - Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK) Timika di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah mengatakan bahwa kampung di daerah ini mengelola dana senilai Rp500 juta guna mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) masyarakat.

Kepala Divisi Monitoring dan Evaluasi Program Ekonomi YPMAK Monika Maramku di Timika, Rabu, mengatakan bahwa pihaknya memantau kelompok kerja (Pokja) Kampung Nawaripi dan Koperapoka guna melihat semua program yang dijalankan dari anggaran 2023.

"Program di Pokja Nawaripi yakni kios kampung dan perkebunan kampung, sehingga diamati berjalan sesuai rancangan anggaran belanja (RAB) yang diterapkan YPMAK," katanya.

Menurutnya, selanjutnya Pokja Kampung Nawaripi harus menyusun Laporan Kerja Pertanggungan Jawaban (LKPJ) untuk tahun anggaran 2023, sebagai syarat untuk mendapatkan anggaran 2024.

"Jadi Pokja harus memberikan laporan pertanggung jawaban penggunaan anggaran 2023, agar mereka dapat menerima anggaran untuk 2024 ini," ujarnya.

Dia menjelaskan ada sebanyak 40 kelompok usaha yang terbentuk di pokja Kampung Nawaripi pada 2023, dan hingga saat ini yang aktif hanya 10 kelompok.

"Kami memberikan apresiasi karena program ini merangsang masyarakat umum menjalankan UMKM, dan juga mengukur sebuah program selama setahun," katanya.

Dia menambahkan program ini dapat dikembangkan agar masyarakat benar-benar dapat merasakan hasil kerja kerasnya selama ini.

"Anggaran Pokja Kampung Nawaripi dan Koperapoka sebesar Rp500 juta per kampung, dengan rincian Rp400 juta untuk program dan Rp100 juta kebutuhan operasional," ujarnya lagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.