Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasau Pastikan TNI AU Halau Setiap Ancaman di Ruang Udara IKN

📅 Selasa, 30 Jul 2024, 00:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kasau Pastikan TNI AU Halau Setiap Ancaman di Ruang Udara IKN Doc: ANTARA/Hafidz Mubarak A
Ket. Arsip foto- Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono di Istana Negara, Jakarta, Jumat (5/4/2024).

Yogyakarta - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono memastikan jajarannya siap menghalau setiap potensi ancaman di ruang udara Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur dengan alat utama sistem senjata (alutsista) yang ada.

Tonny Harjono di Kompleks Lapangan Dirgantara Kesatrian Akademi Angkatan Udara (AAU), Yogyakarta, Senin, mengatakan Pesawat Sukhoi siap diterbangkan dari Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Hasanuddin, Makassar manakala terdeteksi penerbangan gelap di ruang udara IKN.

"Apabila ada penerbangan gelap yang mengharuskan Angkatan Udara menindak atau meng-'intercept' (mencegat), maka kita akan berangkatkan pesawat dari Makassar, ada Pesawat Sukhoi di sana," kata dia.

Jika masih dibutuhkan kekuatan tambahan, Tonny mengatakan pesawat tempur lain siap diluncurkan dari Balikpapan, Kalimantan Timur atau dari Tarakan, Kalimantan Utara disesuaikan situasi yang ada.

Pengawasan kawasan udara di IKN, menurut Tonny, saat ini masih dapat dipantau menggunakan radar TNI AU yang termonitor dari Komando Sektor (Kosek) II Makassar.

Selain itu, lanjut Tony, TNI AU juga bakal membentuk Satuan Angkatan Udara di Bandara VVIP IKN, Kalimantan Timur.

Menurut Tonny, satu skadron udara bakal ditempatkan di Bandara VVIP IKN yang nantinya, antara lain bertugas mengoperasikan pesawat Kementerian Sekretariat Negara yang biasa digunakan presiden dan wakil presiden.

"Ada boeing 737 BBJ, kemudian Helikopter Super Puma yang dipergunakan untuk pergerakan atau pergeseran VVIP," kata dia.

Tonny menambahkan para pejabat Mabes TNI AU bakal berkantor di Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) Dhomber di Balikpapan, Kalimantan Timur sementara waktu apabila gedung kantor di IKN belum rampung dibangun.

"Nanti di sana kantor sementara apabila Mabes Angkatan Udara belum dibangun dan mengharuskan pejabat-pejabat Mabes Angkatan Udara berkantor," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.