Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Sebut 24 Rumah Warga di Aceh Barat Rusak Akibat Angin Kencang

📅 Selasa, 30 Jul 2024, 00:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Sebut 24 Rumah Warga di Aceh Barat Rusak Akibat Angin Kencang Doc: ANTARA/HO-Dok. BPBD Aceh Barat
Ket. Petugas BPBD melakukan pembersihan bagian atap gedung milik pemerintah daerah yang terbang saat terjangan angin kencang, di ruas Jalan Nasional Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Ahad (28/7/2024) petang.

Meulaboh - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat hingga Senin mencatat sebanyak 24 rumah warga di Meulaboh, ibu kota kabupaten setempat rusak parah akibat diterjang angin kencang pada Ahad (28/7) sore.

"Update sementara data korban yang terdampak bencana alam angin kencang, tercatat 24 rumah warga rusak," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat Teuku Ronal kepada wartawan di Meulaboh, Senin malam.

Adapun identitas korban yang rumahnya rusak akibat diterpa angin kencang, kata Teuku Ronal, antara lainRosihan Indra warga Desa Blang Pulo, Tantawi Adami, dan Yahwa warga Desa Kutapadang, dan Tgk Admaja warga Desa Ujong Kalak Kecamatan Johan Pahlawan.

Kemudian Umu Rasian dan Samsul Bahri masing-masing tercatat sebagai warga Desa Keub, Kecamatan Arongan Lambalek, serta H Zainuddin warta Desa Meureubo, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat.

Kemudian Rudi Rs, Kasmuddin, Hendra Saputra, Samsul Bahri, Risna, Muridun, Nek Zakir, Bang Man, Joni, Rosmah tercatat sebagai warga Desa Pasir, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat.

Suwardi dan Fitria Meta Sari masing-masing warga Desa Suak Ribee, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat.

Samsul, Masni dan Ibu Ros warga Desa Kampung Belakang, Meulaboh, serta Linda Muliana warga Desa Meunuang Kinco, Kecamatan Pante Cermen, serta M Isa warga Desa Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat.

Teuku Ronal menambahkan selain rumah warga yang rusak, bencana alam angin kencang juga menyebabkan tumbangnya pohon di sejumlah lokasi di Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat, termasuk kerusakan di bagian kabel listrik.

"Semua dampak pohon tumbang sudah kita lakukan pembersihan," katanya.

Teuku Ronal mengatakan penanganan kerusakan rumah warga, saat ini sedang dilakukan kaji cepat oleh Tim Asesmen Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Aceh Barat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.