Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Personel Gabungan Gagalkan Penyelundupan Ganja Siap Edar di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini

📅 Minggu, 28 Jul 2024, 02:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Personel Gabungan Gagalkan Penyelundupan Ganja Siap Edar di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini Doc: ANTARA/Yudhi Efendi
Ket. Sebanyak 16 paket ganja siap edar seberat 1.180 gram berhasil diamankan personel gabungan di wilayah perbatasan RI dan PNG Skouw, Sabtu (28/7/2024).

Sentani - Personel gabungan menggagalkan penyelundupan ganja siap edar di wilayah perbatasan RI dan PNG Skouw, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (27/7).

Personel gabungan itu di antaranya anggota Pospol Perbatasan RI-PNG, Bais, denintel, dankodim.

Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Jayapura Kota Kombes Pol.Viktor D,Mackbon melalui Kapolsubsektor Perbatasan RI-PNG Ipda Alexander Yarisetouw dalam keterangan tertulisnya di Sentanimengatakan bahwa keberhasilan ini tidak luput dari kepekaan anggota di wilayah itu.

"Anggota Pospol Aipda I Made mendapat informasi dari saksi telah menemukan orang tak dikenal lewat membawa tas yang dicurigai berisi ganja di sekitaran pasar," katanya.

Menurut dia, anggota Pospol Aipda I Made bersama anggota piket Pospol Perbatasan RI-PNG berkoordinasi dengan anggota Bais, denintel, kodim, kepolisian, dan bea cukai di perbatasan Skouw untuk sama-sama mengecek kebenaran informasi tersebut.

"Setibanyadi pasar perbatasan Skouw, didapat informasi bahwa salah satu orang yang mencurigakan sudah turun menuju Kota Jayapura dengan mengendarai ojek dari perbatasan," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwaLettu Inf.Rico O.Harahap menghubungi Kapten Inf. Alif Setiaji bahwa ada seorang yang membawa paket ganja pada saat kegiatan razia.

Pada pukul 14.20 WIT, kata dia, setelah memperoleh informasi tersebut, Kapten Inf. Alif Setiaji bersama personel bea cukai, Bais, denintel, dan kodim turun ke Pos Muaratami, Merekamendapati seseorang yang mencurigakan membawa ganja sebanyak 16 paket.

"Paket itu dibungkus di dalam plastik bening dengan berat 1.180 gram," katanya.

Setibanya di Pos Kout Satgas Pamtas,dilakukan pendalaman dengan hasil barang tersebut didapat dariPNG.Pelaku masuk ke Indonesia melalui "jalan tikus" di sekitar perbatasan RI-PNG.

"Pelaku dan barang buktinya telah diserahkan ke Polsek Muara Tami untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.