Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Norwegia Berpotensi Gunakan 31 GW Tenaga Surya di Bangunan Gedung

📅 Minggu, 28 Jul 2024, 09:51 WIB | Oleh:
Norwegia Berpotensi Gunakan 31 GW Tenaga Surya di Bangunan Gedung Doc: Istimewa

Sebuah makalah penelitian baru telah menghitung potensi teknis pemasangan tenaga surya di dinding dan atap bangunan di seluruh Norwegia dan kelayakan untuk mengintegrasikan tenaga surya ke dalam jaringan listrik negara tersebut. Makalah yang ditulis oleh Hassan Gholami, seorang konsultan Multiconsult Norwegia, meneliti data permintaan listrik per jam dari tahun 2013 hingga 2021, simulasi PVsyst, dan analisis GIS untuk memperkirakan area atap dan dinding yang tersedia yang cocok untuk pemasangan sel surya.

Penelitian ini menghitung potensi teknis tenaga surya pada dinding dan atap bangunan di seluruh Norwegia sekitar 87 GW. Bagian timur negara ini, termasuk Oslo, ditemukan memiliki potensi teknis tertinggi. Makalah ini menilai seberapa besar potensi ini dapat memenuhi kebutuhan listrik Norwegia secara realistis, yang mengindikasikan bahwa hingga 36%, atau 31 GW, dapat diintegrasikan ke dalam jaringan listrik secara layak.

"Mengintegrasikan kapasitas fotovoltaik hingga 36% dari kapasitas yang dihitung, yang akan menjadi 31 GWp, memungkinkean penggabungan tenaga surya ke dalam jaringan listrik, secara efektif mencocokkan produksi dengan konsumsi. Dalam kisaran ini, jaringan listrik secara efisien menyerap energi surya yang dihasilkan, memastikan stabilitas dan keberlanjutan," bunyi dalam makalah penelitian, dikutip dari PV Magazine, Minggu (21/7).

"Namun, melebihi ambang batas 31 GWp menyebabkan perbedaan antara produksi dan konsumsi pada saat puncak produksi di musim panas, yang mengakibatkan potensi kerugian atau mengharuskan ekspor ke wilayah lain. Para pembuat kebijakan dan operator jaringan listrik harus mencapai keseimbangan yang tepat untuk mendorong lanskap energi yang ramah lingkungan dan ramah alam serta efisien secara ekonomi," lanjutnya.

Makalah ini mengakui bahwa jika 36% dari tenaga surya yang layak secara teknis diintegrasikan ke dalam jaringan listrik, maka hal tersebut tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan energi tahunan. Konsumsi tahunan rata-rata Norwegia mencapai 132 TWh, kata makalah tersebut, dan analisis produksi listrik tahunan dari sistem tenaga surya yang layak secara teknis di Norwegia mencapai 65 TWh.

Kesimpulan dari makalah tersebut mengatakan bahwa penelitian ini menyajikan kasus yang menarik untuk mengintegrasikan sistem tenaga surya sebagai komponen penting dari strategi energi terbarukan Norwegia.

"Temuan ini menyoroti peluang transformatif bagi Norwegia untuk memanfaatkan potensi tenaga surya yang besar, melengkapi sumber daya tenaga air yang sudah ada dan meningkatkan keamanan energi sekaligus mendukung tujuan energi terbarukan negara tersebut," ujar Gholami.

Ghloami menambahkan bahwa kapasitas terpasang kumulatif tenaga surya Norwegia mencapai 661 MW pada bulan Mei 2024. Negara ini memiliki rekor tahun untuk penggunaan tenaga surya pada tahun 2023, dengan menambahkan 300 MW.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.