Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wapres Ma'ruf Minta MUI Jaga Umat dari Bahaya Narkoba dan Judi Online

📅 Sabtu, 27 Jul 2024, 08:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wapres Ma'ruf Minta MUI Jaga Umat dari Bahaya Narkoba dan Judi Online Doc: ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Wapres
Ket. Wapres Ma'ruf Amin memberi sambutan saat menghadiri Milad Ke-49 MUI di Jakarta, Jumat (26/7/2024).

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) terus menjaga dan melindungi umat agar terhindar dari bahaya narkoba dan judi daring (online).

Wapres dalam sambutannya saat menghadiri Milad Ke-49 MUI di Jakarta, Jumat (26/7) malam, menyebut bahwa MUI merupakan lembaga yang berperan sebagai shadiqul hukumah(mitra pemerintah).

"Kemudian juga memberdayakan umat dan kemudian juga mengambil peran-peran dalam rangka ikut sebagaishadiqul hukumah,mitra pemerintah baik di dalam pemberantasan narkoba, dalam pemberantasan judi," kata Wapres.

Ia menekankan bahwa perlu langkah tegas untuk memberantas judi. Untuk itu, pemerintah juga telah membentuk Satgas Pemberantasan Perjudian Daring (judionline).

"Kita memang belum bisa menghilangkan perjudian ini karena itu perlu ada langkah-langkah yang tegas, Alhamdulillah, sesuai dengan sidang kabinet bahwa untuk memberantas judi onlineini dibentuklah satgas, Satgas Pemberantasan Judi Online dan kelihatan sudah mulai ada gerakan-gerakannya, tetapi kita tidak boleh berhenti sampai judionlinetetapi sampai kepada hilangnya perjudian di Indonesia," ujar Wapres.

Dalam kesempatan itu, ia juga menceritakan masalah perjudian dan minuman keras yang terjadi pada zaman dahulu di Madinah, Arab Saudi.

"Umat Islam di Madinah waktu itu peminum, minumnya kalau di sana waktu itu bukan botolan, tetapi ber-qirbah-qirbah,qirbahitu kulit unta itu dijadikan tempat minuman, kalau kita di sini gentong. Jadi, minumnya di sana waktu itu bukan berbotol-botol tapi bergentong-gentong," ungkap Wapres.

"Bayangkan dan mereka penjudi banyak, tetapi kenapa ketika dikatakan, apakah kalian mau berhenti? Apa kata mereka, kami berhenti. Langsung berhenti itukhamr(minuman yang mengandung alkohol) dibuang sampai selokan-selokan di Madinah itu penuh olehkhamr. Apa kalian mau berhenti? Langsung berhenti," katanya.

Untuk itu, Wapres pun menegaskan perlu adanya edukasi yang intensif untuk memberantas judi di tanah air. Peran MUI, kata Wapres, sangat dibutuhkan untuk melindungi dan menjaga umat agar terhindar dari ajaran-ajaran yang menyimpang.

"Bahkan (di sini) sudah ada di satgas juga masih belum berhenti juga, kenapa? Karena ketika dipanggil itu tidak menyahut karena ada sifatnya yang buruk, maka perlu ada edukasi yang secara terus menerus," kata Wapres.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.